Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa stabilitas harga bahan pangan merupakan salah satu fokus pemerintah untuk meringankan beban masyarakat.
Menurutnya, pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan harga, terutama untuk beras medium, agar tidak merugikan petani maupun konsumen.
“Kita ini mengendalikan hati-hati supaya harga gabah kering tidak jatuh turun anjlok sehingga petani dirugikan," kata Jokowi dilansir laman Presiden RI.
"Kita jaga keseimbangan antara harga pokok produksi di petani yang harus untung dan juga harga eceran yang juga baik untuk konsumen, untuk ibu-ibu,” sambungnya.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau langsung ketersediaan dan harga sejumlah bahan pangan di Pasar Sebukit Rama, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Rabu (20/3).
Dalam peninjauannya, harga beberapa komoditas pokok seperti bawang putih, bawang merah, dan beras premium terpantau stabil.
“Harga stabil, saya lihat misalnya bawang putih di Rp40 ribu (per kg), bawang merah Rp30 ribu (per kg), beras premium di Rp17 ribu (per kg). Saya kira harga baik,” ujar Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi turut memberikan bantuan modal kerja kepada para pedagang yang ada di Pasar Sebukit Rama, Kabupaten Mempawah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pedagang dalam meningkatkan modal usaha.
“Bantuan modal kerja untuk para pedagang kecil,” tutur Presiden.
Salah satunya, Asniah, pedagang sayur dan buah yang mengungkapkan kebahagiaannya karena mendapat tambahan modal untuk dagangannya. Ia juga bersyukur dagangannya dibeli langsung oleh Presiden Jokowi.
“Bengkuang 1 kilo 3 ons dapat 150 (ribu Rupiah). Senang banget. Terima kasih ya Pak Jokowi. Semoga Pak Jokowi makin sukses, jaya terus Pak Jokowi, Pak Presiden kita,” ucap Asniah.