• EKSEKUTIF

Menteri PANRB Soroti Layanan Prioritas ASN dan Perjalanan GovTech

Syafira | Rabu, 01 Mei 2024 17:29 WIB
Menteri PANRB Soroti Layanan Prioritas ASN dan Perjalanan GovTech MenPANRB Azwar Anas Soroti Layanan Prioritas ASN dan Perjalanan GovTech. (Foto: KemenPANRB)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyoroti pengembangan Portal Layanan Administrasi Pemerintahan di Bidang Aparatur Negara atau Platform Digital Manajemen ASN.

Menurutnya, aplikasi tersebut menjadi salah satu bagian dari sembilan layanan prioritas sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang bersinggungan dengan tugas pokok Kementerian PANRB di bidang layanan aparatur.

“Harapan saya Platform Digital Manajemen ASN yang sudah diuji coba ke ribuan ASN, minggu depan harus sudah melewati proses kajian,” ujarnya

Hal tersebut disampaikan Menteri Anas dalam rapat percepatan SPBE, yang digelar bersama Tim GovTech di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (30/04).

Sebelumnya, disebutkan bahwa uji coba aplikasi Manajenen ASN telah digelar mulai 22 April hingga 29 April 2024, yang diikuti oleh ASN dari 31 instansi di pemerintah daerah dan 9 pemerintah pusat.

Platform tersebut rencananya akan dibekali layanan perencanaan, pengadaan, budaya kinerja, pengawasan, kinerja, talenta, kompetensi, hingga penghargaan dan pemberhentian ASN.

Anas pun berharap agar pengembangan Platform Digital Manajemen ASN tidak berhenti pada tahapan uji coba. Sebagai portal yang user-sentris, diperlukan adanya evaluasi untuk menilai kepuasan pengguna serta tindak lanjut atas rekomendasi yang didapatkan.

“Mulai dari proses bisnis, asas manfaat, maupun dampaknya langsung ke 4 juta ASN. Itu yang paling penting buat saya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anas turut mencermati evaluasi terkait perjalanan GovTech (tim pengelola yang bertugas memandu keterpaduan layanan digital nasional, dan Perum Peruri sebagai pelaksannya), mulai dari aspek yang sangat teknis hingga strategis.

“Perkembangan GovTech dari sembilan layanan prioritas kementerian/lembaga saya lihat mulai bergerak cukup maju tinggal ada beberapa kendala sedikit yang minggu depan akan kita rapatkan dengan Pak Menko. Mudah-mudahan dapat segera lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Peruri Digital Security (PDS) Teguh Kurniawan Harmanda, menjelaskan bahwa terdapat beberapa progres terkini yang telah dicapai oleh pihaknya untuk mendukung SPBE.

“Di internal kami telah melakukan percepatan dalam satu bulan terakhir, kami sudah memiliki tim task force di dalam PDS yang fokus pada SPBE,” ujarnya.

PDS juga berperan mendukung percepatan pengadaan sumber daya manusia (SDM) untuk SPBE karena telah memiliki talent pool.

Rekrutmen SDM, lanjut Teguh, nantinya akan berjalan lebih agile karena tidak perlu dilakukan persetujuan melalui direktur Peruri, namun cukup melalui PDS selalu level teknis.

"Setiap pihak dalam tim digital factory PDS sudah memahami tugas setiap penanggung jawab SPBE dari Peruri maupun kementerian/lembaga," ujarnya.