• NEWS

Aktivitas Vulkanik Meningkat, Gunung Ibu Berstatus Siaga

M. Habib Saifullah | Rabu, 08 Mei 2024 18:52 WIB
Aktivitas Vulkanik Meningkat, Gunung Ibu Berstatus Siaga Gunung Ibu, Maluku Utara

Jakarta, Indonesiainfo - Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Api Ibu menjadi Level III (Siaga) dari sebelumnya Level II (Waspada).

Beberapa waktu kebelakang Gunung Api Ibu di Provinsi Maluku Utara (Malut) menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Sejak sekitar pertengahan April 2024, aktivitas visual dan kegempaan yaitu gempa Vulkanik Dalam menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental Gunung Ibu yang menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik, PVMBG meningkatkan status G. Ibu dari sebelumhya Level II (Waspada) menjadi Level III (SIAGA) terhitung mulai tanggal 8 Mei 2024 pukul 10.00 WITA," ujar Kepala PVMBG Hendra Gunawan di Bandung, Rabu (8/5/2024).

Status kegempaan Gunung Api Ibu dilaporkan, pada periode (16/4/2024) hingga (8/5/2024), aktivitas kegempaan yang tercatat yaitu 130 kali gempa Letusan, 8 kali gempa Guguran. 

Selanjutnya 1.445 gempa Hembusan, 53 kali gempa Harmonik, 9 kali gempa Tornillo, 6.742 kali gempa Vulkanik Dangkal, 116 kali gempa Vulkanik Dalam, 15 kali gempa Tektonik Lokal, 231 kali gempa Tektonik Jauh, dan satu kali Gempa Terasa.

"Masyarakat di sekitar Gunung Ibu diminta tetap tenang dan waspada, tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Gunung Ibu di dalam radius 3 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif," ujar Hendra.

Meski demikian, jika ada sebagian masyarakat yang terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, Hendra menyarakan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker), dan mata (kacamata), serta tetap mematuhi arahan dari Pemerintah Daerah.

Tingkat aktivitas Gunung Ibu akan dievaluasi kembali secara berkala, maupun jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. Tingkat aktivitas dianggap tetap jika evaluasi berikutnya belum diterbitkan," kata Hendra.