Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan proyek pembangunan pabrik smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa, (20/6). (Foto: Kementerian EESDM)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memperpanjang izin ekspor konsentrat tembaga oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Izin ekspor PTFI ini bakal habis pada 31 Mei 2024.
Mengenai hal itu, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, mengatakan bahwa perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) masih dalam pembahasan.
“Ketentuan perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia masih dalam pembahasan,” ujar Dadan kepada Antara dikutip Kamis (9/5/24) di Jakarta.
Lebih lanjut, Dadan juga mengatakan bahwa yang berwenang untuk menghitung dan menetapkan tarif bea keluar untuk ekspor konsentrat tembaga menjadi kewenangan dari Kementerian Keuangan.
Oleh karena itu, Kementerian ESDM akan menjalin komunikasi dengan Kementerian Keuangan terkait ekspor konsentrat tembaga tersebut.
“Perhitungan dan penetapan tarif bea keluar terhadap barang ekspor, termasuk produk hasil pengolahan mineral logam tembaga, menjadi kewenangan dari Kementerian Keuangan,” kata Dadan.
PTFI mengajukan perpanjangan (relaksasi) ekspor konsentrat tembaga dan lumpur anoda hingga smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur beroperasi penuh pada akhir 2024.
Konstruksi smelter Manyar ditargetkan rampung pada Juni 2024, diikuti dengan uji coba (commissioning) fasilitas dan jadwal peningkatan produksi (ramp-up) hingga akhir 2024.
Padahal, pemerintah sebelumnya sudah memberikan izin perpanjangan ekspor konsentrat PTFI, yang mestinya berakhir pada Juni 2023, diperpanjang sampai Mei 2024.
Sebelumnya, pada Rabu (8/5/24) di sela-sela kunjungan kerja di Karawang, Jawa Barat Presiden Jokowi memastikan bahwa izin ekspor konsentrat tembaga oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) akan diperpanjang.
Namun, kata dia, pemerintah masih perlu memperhitungkan berapa harga patokan ekspor (HPE) yang akan dikenakan terhadap Freeport, mengingat HPE sejumlah komoditas tambang naik pada periode April 2024.