Menteri BUMN Erick Thohir
Jakarta, Indonesiainfo - Proyek Bali Maritim Tourism Hub (BMTH) dirancang sebagai kawasan pariwisata khusus entertainment dan festival musik kelas dunia. Bahkan diproyeksikan juga sebagai ikon baru pariwisata maritim dunia.
"Kalau melihat blueprint rencana pembangunan dari proyek BMTH, harapannya kawasan ini bisa menjadi satu ikon baru pariwisata maritim Indonesia bahkan dunia," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, dikutip dari laman resmi BUMN, Senin (13/5/2024).
"Dengan mengintegrasikan berbagai fasilitas wisata maritim, seperti marina, yacht, cruise terminal, entertainment skala internasional, UMKM plaza dan juga LNG," ujar dia.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi icon maritim kelas dunia yang mengintegrasikan pariwisata dan entertainment. Bukan tidak mungkin nantinya festival-festival musik kelas dunia juga akan diadakan di kawasan BMTH.
"Harapannya, acara-acara besar seperti Tommorow Land, Summer Sonic dan event-event kelas dunia lainnya bisa dihadirkan di kawasan BMTH ini," kata Erick.
Selain itu, dengan adanya dukungan dan kerja sama antara Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), BMTH bisa menjadi pusat pariwisata maritim Indonesia yang menyuguhkan entertainment skala internasional.
Proyek yang menyerap sekitar 1.900 pekerja lokal dalam proses pembangunannya diharapkan juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat kawasan Benoa.
"Sinergi antar BUMN ini sangat penting untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan proyek BMTH. Terlebih keterlibatan pekerja lokal, ini menandakan BMTH memberi kemanfaatan ekonomi secara langsung sejak proyek ini dikerjakan,” kata Erick.