• EKSEKUTIF

Jokowi: Tanpa Air, Tidak Ada Perdamaian

M. Habib Saifullah | Senin, 20 Mei 2024 20:44 WIB
Jokowi: Tanpa Air, Tidak Ada Perdamaian Presiden Joko Widodo (Jokowi)

INDONESIAINFO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan, pentingnya air sebagai sumber kehidupan. Di sisi lain, jika tidak dikelola dengan baik, air justru menjadi sumber bencana.

"Air sumber kehidupan, air juga simbol keseimbangan dan keharmonisan, namun jika tidak dikelola dengan baik maka air juga dapat menjadi sumber bencana," ujar Presiden sesaat sebelum membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, Senin (20/5/2024).

Keharusan mengelola air bersih dengan pengelolaan yang baik juga karena melihat ketersediaanya yang terbatas, utamanya dalam hal ketersediaan untuk akses air minum.

"Bisa kita bayangkan dari 72%. permukaan bumi yang tertutup air hanya 1% saja yang bisa diakses dan digunakan sebagai air minum dan keperluan sanitasi," kata Presiden.

Pada tahun 2050, Jokowi mengatakan, akan ada sebanyak 500 juta petani kecil, yang merupakan penyumbang 80% pangan dunia, diprediksi menjadi paling rentan mengalami kekeringan.

"Tanpa air, tidak ada makanan, tidak ada perdamaian, tidak ada kehidupan. No water, No life, No growth. Oleh sebab itu, air harus dikelola dengan baik karena setiap tetesnya sangat berharga," ujar Pesiden.

Sementara itu, Kementerian ESDM telah mengeluarkan kebijakan pengelolaan air tanah agar pemanfaatannya tidak berlebihan.  Di samping itu juga mempertimbangkan kaidah-kaidah air tanah yang baik agar terjadi keseimbangan.

"Pengelolaan air tanah adalah proses yang penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air bawah tanah," ujar Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid.

"Pengelolaan yang baik diperlukan untuk menjaga ketersediaan air tanah yang cukup bagi berbagai keperluan, seperti konsumsi manusia, pertanian, industri, dan ekosistem," kata dia.