Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menjalin kerja sama dengan lembaga riset asal China (Foto: Kementan)
INDONESIAINFO.ID - Guna meningkatkan produktivitas pertanian dan ketersediaan pangan nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan lembaga riset terbesar di China, National Rice Research Institute (CNRRI).
“Adapun tujuan utama kerja sama ini adalah peningkatan produksi dan produktivitas, dengan memastikan peningkatan hasil panen melalui teknologi dan inovasi terbaru,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di China, Rabu (22/5/2024).
Menteri Amran mengatakan bahwa dengan adanya kerja sama CNRRI sebagai lembaga riset padi terbesar di China menjadi langkah awal untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) dengan memperbaiki pola tanam agar lebih efisien dan berkelanjutan.
"Selanjutnya tentang upaya penurunan biaya produksi untuk mengurangi biaya hingga 40-60 persen melalui teknologi alat dan mesin pertanian dan metode baru,” kata Mentan.
Kementan memilih CNRII sebagai mitra kerja sama dikarenakan CNRRI dikenal sebagai pusat riset terkemuka yang memainkan peran kunci dalam mengkoordinasikan program penelitian komoditas padi nasional dan global.
“Lembaga ini telah menghasilkan berbagai varietas padi unggul yang resisten terhadap hama dan penyakit, toleran terhadap cekaman lingkungan, dan menggunakan teknologi ramah lingkungan serta hemat biaya,” ujar Menteri Amran.
Beberapa dekade terakhir, CNRRI berhasil menciptakan terobosan penting seperti pengembangan varietas padi hibrida dengan produktivitas rata-rata mencapai 9,7 ton per hektare.
Selain itu, pemanfaatan teknologi pertanian CNRRI yang presisi seperti kecerdasan buatan (AI) dan sistem mekanisme modern yang terintegrasi sangat meningkatkan efisiensi pertanian.
“Kerja sama yang diinisiasi oleh Indonesia ini disambut baik oleh CNRRI dan difokuskan pada beberapa area penting, yakni peningkatan kualitas benih dengan mengembangkan benih yang lebih adaptif terhadap kondisi kekeringan,” kata Mentan.
Dengan memadukan keahlian dan teknologi dari CNRRI Menteri Amran optimistis Indonesia dapat meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung pertanian yang berkelanjutan di masa depan.
Kerja sama ini juga bukan hanya menjamin kecukupan pangan di kedua negara, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan pangan global.