• EKSEKUTIF

Distributor Diminta Tak Mainkan Harga Pupuk

M. Habib Saifullah | Selasa, 28 Mei 2024 13:25 WIB
Distributor Diminta Tak Mainkan Harga Pupuk Mentan Andi Amran Sulaiman meminta para distributor dan pengecar pupuk subsidi tidak memainkan harga pupuk (Foto: Kementan)

INDONESIAIFO.ID - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan para distributor dan pengecar pupuk subsidi tidak memainkan harga pupuk karena akan merugikan petani.

"Produksi turun karena dua hal. Pertama, sarana produksi seperti pupuk tidak dipenuhi, kemudian harga tidak menentu" kata Menteri Amran di Sulawesi Selatan, Senin (27/5/2024).

"Karena itu, jangan ganggu petani dengan ulah distributor dan pengecer pupuk yang menyulitkan produksi komoditas pangan. Pemerintah melalui Presiden Jokowi telah menambah pupuk subsidi untuk petani di seluruh Indonesia," ujar dia.

Mentan Amran menuturkan bahwa pupuk merupakan salah satu komponen paling penting untuk menghasilkan produksi pangan yang optimal. Pemerintah juga menggencarkan program optimasi lahan dan pompanisasi untuk mengantisipasi kekeringan panjang.

Semua program tersebut harus dijaga bersama supaya harapannya Sulawesi Selatan (Sulsel) harus menjadi penggerak utama untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Kami melakukan maraton selama lima bulan untuk menyelesaikan masalah pupuk ini. Baru lima bulan jadi Menteri, Alhamdulillah semua dapat kami selesaikan," kata Mentan Amran.

Sementara itu, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh mengajak para petani di wilayahnya untuk memanfaatkan bantuan kementan secara optimal, terutama dalam meningkatkan produksi padi dan jagung sebagai komoditas strategis.

"Kalau kebutuhan pangan terpenuhi, Insyaallah kita bisa beranjak ke arah yang lebih baik. Alhamdulillah, setelah kami mendapat bantuan selama ini, produksi di Sulsel terus mengalami peningkatan," kata Zudan Arif.

Diketahui, total bantuan reguler dan bencana Kementan untuk Sulawesi Selatan mencapai Rp 410 miliar. Bantuan tersebut meliputi pupuk subsidi, alat mesin pertanian (alsintan), handsprayer, pompa air, traktor, benih, dan bibit.