• EKSEKUTIF

Pelemahan UNRWA Strategi Hilangkan Pengungsi

M. Habib Saifullah | Selasa, 04 Jun 2024 14:01 WIB
Pelemahan UNRWA Strategi Hilangkan Pengungsi Menlu Retno Marsudi saat mengisi kuliah umum di UGM, perlemahan UNRWA strategi hilangkan pengungsi (Foto: Kemlu)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, upaya perlemahan terhadap United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) for Palestine Refugees in the Near East adalah strategi Israel hilangkan pengungsi Palestina.

“Pelemahan secara sistematis UNRWA, bukan saja memperburuk pelayanan kepada para pengungsi, namun secara strategis untuk meniadakan isu pengungsi. Ini adalah tujuan strategis Israel," ujar Retno di Universitas Gadjah Mada, Senin (3/6/2024).

Padahal, UNRWA membutuhkan banyak pendanaan yang besar untuk menangani jutaan pengungsi yang ada. Upaya pelemahan terhadap UNRWA salah satunya ialah bantuan donor.

Selain itu, terdapat upaya-upaya pelemahan terhadap solusi dua negara sebagai jalan tengah konflik di Palestina. Bahkan bukan hanya itu, hingga saat ini upaya keanggotaan Palestina juga masih terus dilakuka veto.

“Indonesia secara konsisten memegang prinsip dan nilai-nilai universal, dan terus mendukung perjuangan Palestina," ujar Retno.

Menlu Retno juga mengatakan bahwa banyak sekali tekanan terhadap Indonesia untuk segera menormalisasi hubungan dengan Israel. Namun Menlu Retno menegaskan prinsip Indonesia ialah menghapuskan segala bentuk penjajahan, termasuk di Palestina.

“Karena kekokohan dalam berprinsip inilah maka Indonesia dihormati oleh dunia internasional," ujar dia.

Selain itu, Menlu Retno juga menyampaikan berbagai dukungan Indonesia terhadap Palestina antara lain, terciptanya gencatan senjata segera dan berkelanjutan, terus mendukung kerja UNRWA dan mendorong negara lain untuk ikut memberikan dukungan.

Indonesia juga terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusiaan, mendorong agar semua Keputusan ICJ (The orders of the ICJ) dapat dipatuhi oleh Israel dan mendorong lebih banyak negara mengakui Negara Palestina.

“Perjuangan Palestina masih panjang. Perjuangan Indonesia dan dunia internasional untuk membantu Palestina juga masih panjang. Diperlukan konsistensi, diperlukan keberpihakan terhadap keadilan, perdamaian dan kemanusiaan," ujar Menlu Retno.