• EKSEKUTIF

Kota di Indonesia Jangan Mencekam Seperti Eropa

M. Habib Saifullah | Selasa, 04 Jun 2024 16:27 WIB
Kota di Indonesia Jangan Mencekam Seperti Eropa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka secara resmi Rakernas Apeksi XVII Tahun 2024 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Foto: Setkab)

INDONESIAIFO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kota-kota di Indonesia jangan sampai seperti kota di Amerika dan Eropa yang mencekam karena tingginya tingkat pengangguran dan tunawismanya.

Penataan dan pengelolaan kota yang baik harus dilakukan untuk menjadikan semua kota nyaman untuk ditinggali dan juga para penduduknya merasa nyaman karena pelayanan publik yang baik kepada masyarakatnya.

“Kita ingin menjadikan semua kota itu livable, nyaman dihuni dan juga lovable," ujar Presiden jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVII Tahun 2024 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (04/06/2024).

Presiden menilai saat ini juga sebagian kota-kota di tanah air sudah mengalami kepadatan hingga kemacetan. Untuk itu, Presiden meminta agar kota-kota tersebut mulai menyiapkan rencana pembangunan transportasi massal untuk mengurangi kemacetan.

"Oleh sebab itu, sekali lagi, rencana kota mengenai transportasi massal, transportasi umum itu harus disiapkan," tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga mengatakan, kota masa depan bukanlah kota yang di wilayahnya dibangun gedung-gedung tinggi, melainkan kota yang ramah pejalan kaki, ramah terhadap penyandang disabilitas, ramah terhadap pesepeda, serta ramah terhadap Perempuan dan anak.

“Kota ini memang harus harus green, harus smart, dan harus friendly. Jangan sampai membangun kota semakin banyak beton yang didirikan," kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, mestinya sekarang ini harus menggunakan paving grass akan lebih baik karena lebih hijau. Selain itu karena Indonesia ialah negara tropis harus diperbanyak peneduh agar para pejalan kaki merasa nyaman.

"Sehingga kita ini negara tropis, panas, sehingga enggak ada yang mau yang berjalan kaki karena tidak ada peneduhnya. Oleh sebab itu, kehijauan itu ke depan akan sangat menjadi perhatian semua kota,” ujar Presiden.