• EKSEKUTIF

Pernikahan Jangan Menambah Keluarga Miskin Baru

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 09 Jun 2024 20:11 WIB
Pernikahan Jangan Menambah Keluarga Miskin Baru Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pada kegiatan nikah bersama gratis, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Barat, dan Masjid Raya Muhammadiyah Uswatun Hasanah, di Jakarta Barat, Sabtu (8/6/2024). (Foto Kemenko PMK)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pernikahan yang mendambakan kebahagiaan jangan sampai malah menambah jumlah keluarga miskin baru.

Menko PMK menyampaikan hal itu pada kegiatan nikah bersama gratis, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Barat, dan Masjid Raya Muhammadiyah Uswatun Hasanah, di Jakarta Barat, Sabtu (8/6/2024).

"Kita harus pastikan pernikahan ini jangan sampai menambah keluarga miskin. Tanggung jawab kita tidak hanya menikahkan, tetapi memastikan mereka tidak menjadi bagian keluarga miskin baru, dan harus menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah," ujar Muhadjir.

Lebih lanjut ia berharap melalui kegiatan nikah bersama tersebut dapat menjadi upaya membina pasangan pengantin baru dari segi keharmonisan dan kemapanan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK meminta supaya urusan pembinaan ekonomi pasangan yang dinikahkan juga menjadi perhatian.

"Tadi sudah saya sampaikan kalau masih ada yang menganggur, yang belum mendapatkan pekerjaan lapor ke Kemenko PMK, supaya mendapatkan kartu prakerja."

"Kalau mereka mau usaha dan butuh tambahan modal akan kita hubungkan dengan program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar dan Kredit Usaha Rakyat (KUR)," kata Menko PMK.

Muhadjir juga memberikan wejangan kepada seluruh pengantin agar bisa hidup rukun dan menjalani pernikahan dengan baik.

"Pesan untuk pengantin, yang rukun dan terus bekerja sama untuk menjalin hubungan baik. Harus bisa menjadi pemersatu keluarga besarnya, anak cucunya, agar bisa melanjutkan kehidupan harmonis," ujarnya.