• DAERAH

Pasokan Pangan Riau Masih Bergantung Provinsi Lain

M. Habib Saifullah | Selasa, 18 Jun 2024 18:50 WIB
Pasokan Pangan Riau Masih Bergantung Provinsi Lain Ilustrasi lahan pangan (Foto: Kementerian PUPR)

INDONESIAINFO.ID - Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Syahfalefi mengatakan, hingga kini Provinsi Riau belum bisa menjadi daerah yang mandiri pangan, sehingga harus bergantung dengan provinsi lain.

Pasokan pangan Provinsi Riau berasal dari Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Jambi, hal tersebut disebabkan, Provinsi Riau hanya bisa memasok kebutuhan pangan dari daerah sendiri sebesar 25 persen.

"Karena itu Riau perlu menggiatkan gerakan selamatkan pangan dengan cara mendorong peningkatan produksi pangan lokal, seperti tanaman padi dan buah-buahan," kata Syahfalefi, di Pekanbaru, Senin (18/6/2024).

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi Provinsi Riau adalah perkembangan sosial, politik, ekonomi dan keamanan global, serta perubahan iklim yang dinamis dan juga isu lingkungan sangat mempengaruhi kondisi ketahanan pangan daerah.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk mengintegrasikan antara pertanian, kesehatan, pendidikan dan lingkungan, sehingga menghasilkan kerja sama yang solid untuk mencapai kemandirian pangan.

"Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura perlu melakukan upaya pemberdayaan unit usaha lokal melalui pelatihan pengelolaan sumber daya lokal dan kewirausahaan," ujar dia.

Selain itu, dinas pangan Provinsi Riau juga mengatakan, pihaknya telah berupaya meningkatkan kapasistas tenaga kerja yang mampu memahami prinsip ekonomi dan pengembangan investasi sirkular.

Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan Provinsi Riau prevalensi kekurangan gizi masyarakat di Riau periode 2019-2023 ialah sebesar 12,33 persen. Hal tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan prevalensi nasional.