• EKSEKUTIF

Genjot SDM Industri, Indonesia Gandeng Dua Perusahaan Jepang

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 25 Jun 2024 19:20 WIB
Genjot SDM Industri, Indonesia Gandeng Dua Perusahaan Jepang Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara resmi menggandeng dua perusahaan asal Jepang untuk menggenjot SDM industri Tanah Air (Foto: Kemenperin)

INDONESIAINFO.ID - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara resmi menggandeng dua perusahaan asal Jepang, Morimitsu Industry Co., Ltd dan AAI Co., Ltd untuk menggenjot sumberdaya manusia (SDM) industri Tanah Air yang kompeten.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin RI, Masrokhan saat menandatangani perjanjian kerja sama dengan dua perusahaan asal Jepang mengatakan, kolaborasi dalam pelaksanaan pendidikan vokasi industri ini akan berlangsung selama lima tahun.

“Kami sangat mengapresiasi dan merasa sangat senang karena Morimitsu dan AAI telah menjadi bagian dalam pengembangan SDM industri di Indonesia,” ujar Masrokhan dalam keterangan resmi dikutip di Jakarta, Selasa (25/6/2024).

Diharapkan kerja sama ini akan mencetak SDM yang kompeten dalam mendukung peningkatan produksi dan inovasi di sektor industri manufaktur nasional.

Dalam implementasinya, kerja sama ini akan melibatkan unit pendidikan vokasi milik Kemenperin, yakni Politeknik ATI Makassar.

“Kami ingin para mahasiwa di Politeknik ATI Makassar yang mengikuti program ini mendapatkan kesempatan praktik kerja industri di Morimitsu. Selanjutnya, kami berharap mereka lulus dan dapat bekerja di perusahaan ini,” ujar Kepala BPSDMI Masrokhan.

Lebih lanjut, Masrokhan mengemukakan, saat ini Kemenperin memiliki 13 perguruan tinggi dan 9 SMK yang menyelenggarakan pendidikan vokasi. Masrokhan mengatakan, Kemenperin telah mampu menghasilkan lulusan siap kerja sesuai kebutuhan dunia industri saat ini.

"Seluruh sekolah kami dikembangkan berbasis kompetensi dengan spesialisasi industri tertentu, dengan memastikan lulusannya memiliki kompetensi spesifik yang diperlukan di sektor industri,” kata dia.

Saat ini, lanjutnya, jumlah lulusan SMK dan Politeknik milik Kemenperin mencapai 6.000 orang per tahun, dan pada umumnya sudah banyak yang dipesan oleh industri pada saat wisuda.

“Tentunya, kami juga akan merasa sangat senang apabila Morimitsu dan AAI menjadi bagian dalam upaya pengembangan SDM industri yang kompeten di Indonesia,” ujar Masrokhan.

Sebagai informasi, Morimitsu Industry Co., Ltd merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri energi dan manufaktur permesinan. Sedangkan, AAI Co., Ltd adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi pengembangan bisnis dan energi terbarukan.