• LEGISLATIF

Banyak Jemaah Diare, Timwas Haji Minta Konsumsi Dievaluasi

M. Habib Saifullah | Senin, 01 Jul 2024 20:51 WIB
Banyak Jemaah Diare, Timwas Haji Minta Konsumsi Dievaluasi Anggota Tim Pengawas Haji Luluk Nur Hamidah dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji (Foto: Dok. DPR RI)

INDONESIAINFO.ID - Banyak laporan yang menyebutkan, jemaah haji mengalami diare akibat mengonsumsi makanan yang tidak layak pada awal ibadah haji. Anggota tim pengawas (Timwas) haji Luluk Nur Hamidah meminta pemerintah lakukan evaluasi.

"Jemaah terkena diare dari embarkasi solo, sumbar, lampung dan surabaya akibat konsumsi makanan yang tidak layak pada hari hari awal," kata Luluk dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7/2024).

Luluk menilai, pemerintah tidak belajar dari pelaksanaan haji tahun 2023 yang tidak memenuhi standar pangan konsumsi.

"Konsumsi bukan hanya gizi dan protein saja tetapi kelayakan dari makanan itu sendiri juga harus diperhatikan," ujar Luluk.

Untuk itu, Luluk meminta agar pemerintah perlu mengevaluasi operator penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia, karena konsumsi merupakan salah satu hal esensial, terutama untuk mengisi tenaga dan kesehatan jemaah.

"Pemilihan rekanan harus sesuai, pemerintah harus transparan ketika lelang masalah catering," kata Luluk.

Salah satu komplain yang dikeluhkan jemaah haji Indonesia ialah makanan yang disajikan tidak sesuai dengan cita rasa khas masakan Indonesia.

Padahal sebelum berangkat, jemaah dijanjikan makanan dengan cita rasa Indonesia, mulai dari rendang, opor ayam, mangut lele, dan lain-lain. Tetapi makanan yang dia terima tidak sesuai harapannya.

“Chef tidak dari Indonesia melainkan Bangladesh sehingga banyak Jemaah yang menolak untuk makan karena tidak suka," ujar Luluk.

"Chef Indonesia hanya berjumlah 6 orang. Contohnya tiongkok dan Thailand mereka cateringnya langsung dari sana sedangkan kita (Indonesia) kalah dari mereka,” ujar Luluk.