• EKSEKUTIF

Kunjungi Lampung, Jokowi Sebut Program Pompanisasi Berjalan Baik

M. Habib Saifullah | Kamis, 11 Jul 2024 15:35 WIB
Kunjungi Lampung, Jokowi Sebut Program Pompanisasi Berjalan Baik Presiden Joko Widodo saat meninjau program pompanisasi di Desa Bandan Hurip, Kabupaten Lampung Selatan (Foto: Dok. BPMI Setpres)

INDONESIAINFO.ID - Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, pada Kamis (11/7/2024) Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan terhadap program pompanisasi di Desa Bandan Hurip, Kabupaten Lampung Selatan.

Presiden Jokowi mengatakan, program pompanisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengantisipasi potensi kekeringan panjang yang terjadi di berbagai daerah pertanian di Indonesia.

"Ya pompanisasi ini kan untuk mengantisipasi kalau terjadi kering panjang, terjadi gelombang panas, dan kita harus siap dulu," ujar Presiden Jokowi seusai peninjauan.

"Sehingga produktivitas petani, produksi beras kita tidak turun karena semua negara sekarang ini produksinya turun gara-gara gelombang panas, gara-gara kekeringan panjang," ujar dia.

Berdasarkan peninjauannya, Presiden Jokowi mengatakan, sistem irigasi di Desa Bandan Hurip sudah berjalan baik. Namun, menurutnya tetap diperlukan pompanisasi untuk mengalirkan air dari sumber air yang lebih rendah dibandingkan sawahnya.

"Ini kita tarik airnya dari irigasi yang lebih rendah untuk masuk ke irigasi sekunder, tersier, bisa lari ke sawah sehingga kita harapkan yang biasanya tanam panen sekali bisa dua kali, yang sudah dua kali bisa tiga kali," kata Presiden Jokowi.

Luas baku sawah di Kabupaten Lampung Selatan sendiri mencapai 38.688 hektare (ha). Dari luas tersebut, potensi luas sawah tadah hujan di sana mencapai 30.976 ha.

Pemerintah telah menyalurkan bantuan 150 pompa untuk kabupaten Lampung Selatan dari total 2.606 unit pompa untuk Provinsi Lampung. Harapannya dengan kehadiran 150 pompa tersebut, dapat memenuhi kebutuhan pengairan di 1.650 ha sawah.

Program pompanisasi menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi petani di Indonesia, serta mendukung upaya-upaya peningkatan produksi pangan lokal maupun nasional.