• EKSEKUTIF

Kemenag dan BRIN Fasilitasi Talenta Peneliti Terbaik PTKI

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 26 Jul 2024 09:39 WIB
Kemenag dan BRIN Fasilitasi Talenta Peneliti Terbaik PTKI Kemenag menggandeng BRIN untuk memfasilitasi talenta peneliti terbaik PTKI (Foto: Kemenag)

Indnesiainfo.id - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memfasilitasi talenta peneliti terbaik dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Kasubdit Pengembangan Akademik Diktis Kemenag, Imam Bukhori, mengatakan bahwa melalui kerja sama ini pimpinan PTKI diharapkan dapat mengoptimalkan peluang ini dengan baik agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar bermakna di luar kampus.

‘‘Kolaborasi dengan BRIN ini sangat penting guna memberikan akses kepada mahasiswa kita untuk mengikuti program-program penelitian yang disediakan oleh BRIN,’’ kata Imam Bukhori dalam keterangan resmi dikutip di Jakarta, Jumat (26/7).

Melalui kolaborasi dalam Program Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka (MBKM) Berbasis Riset ini, Imam Bukhori berharap talenta unggulan di bidang penelitian dari unsur mahasiswa dapat dideteksi sejak dini.

‘‘Kita berharap program yang disediakan oleh BRIN ini dapat kita jadikan sebagai proses pemupukan talenta mahasiswa kita, dengan harapan kedepannya akan jadi peneliti unggulan sesuai dengan bidang penelitian yang diikuti saat MBKM ini,’’ katanya.

MBKM Berbasis Riset merupakan salah satu program unggulan Diktis di Tahun Akademik 2024/2025. Program ini diproyeksikan dapat dilaksanakan secara massif pada Batch-2, Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025.

Sementara itu, Direktur Manajemen Talenta BRIN, Arthur Ario Lelono, mengatakan bahwa Program MBKM Berbasis Riset bertujuan mengembangkan talenta peneliti-peneliti muda.

Mahasiswa PTKI peserta program MBKM Berbasis Riset di BRIN ini akan berkesempatan memperoleh berbagai program pendampingan jangka panjang.

‘‘Program MBKM Berbasis Riset sendiri sebagai pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengakses program-program lain dari BRIN. Jika mahasiswa mampu melalui program ini dengan baik dan oleh mentor dalam kelompok risetnya dianggap potensial, maka semester berikutnya mahasiswa tersebut dapat diusulkan sebagai Research Assisstent (asisten peneliti) yang digaji oleh BRIN,’’ kata Arthur.

Di akhir kegiatan, disepakati bahwa Subdit Pengembangan Akademik sebagai penyelenggara Program MBKM Direktorat PTKI akan memfasilitasi penandatanganan kerjasama MBKM antara 58 PTKIN dengan BRIN.

Kerjasama ini ditargetkan selesai paling lambat bulan November 2024, agar pada bulan Desember 2025 mahasiswa PTKIN sudah dapat mendaftar program MBKM Berbasis Riset Semester Genap TA 2024/2025 yang mulai dibuka pada bulan Desember 2024.