Kementerian PUPR telah merampungkan penataan kawasan di Tonado, guna tingkatkan daya tarik pariwisata di Sulawesi Utara (Foto: Ist)
INDONESIAINFO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan penataan kawasan Tonado (Sulut), untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ketersediaan infrastruktur yang memadai akan mempercepat pengembangan destinasi wisata. Langkah selanjutnya ialah amenities dan event serta promosi besar-besaran.
"Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,” kata Menteri Basuki.
Penataan Kawasan Tondano Minahasa dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman bersama Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sulut Ditjen Cipta Karya dengan total Anggaran sebesar Rp33,5 miliar.
Kegiatan penataan kawasan ini meliputi revitalisasi Jalan Sam Ratulangi, pembangunan gerbang plaza, pembangunan panggung dan Lapangan Sam Ratulangi yang juga dikenal sebagai Taman God Bless Minahasa, pembangunan promenade.
Kemudian, perbaikan saluran drainase dan trotoar di area pasar bawah. Penataan kawasan ini bertujuan untuk menyediakan infrastruktur pendukung pariwisata, menciptakan kawasan terbuka kota, serta menyediakan sarana pejalan kaki yang nyaman dan aman.
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Wahyu Kusumosusanto mengatakan, penataan kawasan ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Infrastruktur Permukiman (RPIP) Kawasan Tondano yang diarahkan untuk mengembangkan infrastruktur pariwisata di kawasan Danau Tondano.
"Danau Tondano merupakan salah satu danau yang diprioritaskan penanganannya secara nasional," kata Wahyu.
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengapresiasi dukungan Kementerian PUPR terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
"Dengan penataan ini kami berharap akan mendorong sektor pariwisata di Minahasa dan Sulawesi Utara," kata Olly.
Penataan Kawasan Tondano ini tidak hanya akan meningkatkan daya tarik pariwisata, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian lokal. Penyediaan sarana pejalan kaki dan revitalisasi kawasan perkantoran dan pertokoan.
Selain itu, perbaikan saluran drainase dan trotoar akan mengurangi risiko banjir dan genangan air, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penduduk setempat serta pengunjung.