• EKSEKUTIF

Jokowi Ingatkan Kendala Pilpres 2024 Jangan Terulang di Pilkada

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 20 Agu 2024 16:37 WIB
Jokowi Ingatkan Kendala Pilpres 2024 Jangan Terulang di Pilkada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dalam rangka Kesiapan Pilkada 2024 (Foto: Setkab)

Indonesiainfo.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 benar-benar disiapkan dengan matang, sehingga kendala pada Pilpres 2024 tidak terulang.

Presiden Jokowi menekankan pentingnya belajar dari berbagai masalah yang muncul pada Pemilu sebelumnya. Mulai dari pendaftaran pemilih yang tidak akurat, masalah distribusi logistik, hingga gangguan pada proses penghitungan suara.

“Saya hanya ingin menekankan, masalah-masalah di masa lalu jangan sampai terulang lagi,” katanya saat menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dalam rangka Kesiapan Pilkada 2024, yang digelar di Jakarta, pada Selasa (20/8).

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya pengawasan dan transparansi dalam proses pemilihan. Hal tersebut penting untuk mencegah kecurangan dan penegakan hukum dalam proses pemilu.

“Penting untuk meningkatkan fungsi pengawasan proses pemilu dengan menempatkan pengawas independen yang netral, meningkatkan transparansi proses penghitungan suara dengan menggunakan teknologi yang reliable,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengapresiasi kerja keras Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berhasil menyelenggarakan Pemilu 2024 dengan sukses.

“Saya menyampaikan penghargaan, sangat menghargai, sangat menghormati kerja keras KPU dari pusat sampai daerah yang telah sukses berhasil menyelenggarakan seluruh tahapan pilpres dan pemilu legislatif di tahun 2024 secara aman, tertib, dan lancar,” ujar Presiden.

Presiden juga mengakui tantangan besar yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemilu serentak terbesar dalam sejarah Indonesia. Meski baru saja menyelesaikan tugas besar tersebut, KPU harus segera bersiap menghadapi Pilkada serentak di 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi.

“Ada sebanyak 203 juta pemilih di daftar pemilih sementara atau tepatnya 203.920.554 pemilih,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi pun mengajak seluruh elemen penyelenggara pemilu untuk bekerja sama demi kesuksesan Pilkada 2024. Melalui persiapan yang matang dan kerja keras, Presiden optimis bahwa pilkada serentak pertama yang akan diikuti oleh lebih dari 203 juta pemilih ini dapat berlangsung dengan sukses dan membawa legitimasi yang kuat dari masyarakat.

“KPU adalah pengawal utama kualitas demokrasi elektoral, jadi tolong laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, dengan penuh dedikasi, dengan seluruh kehormatan dan integritas,” tutur Presiden.