• EKSEKUTIF

Menteri Kelautan: Gernas BCL Bangun Kesadaran Pengelolaan Sampah Laut

M. Habib Saifullah | Sabtu, 31 Agu 2024 11:02 WIB
Menteri Kelautan: Gernas BCL Bangun Kesadaran Pengelolaan Sampah Laut Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (Fot: Dok. KKP)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL) mampu membangun kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah plastik di laut.

Sejak dicanangkannya pada Tahun 2022, Gernas Bulan Cinta Laut dilaksanakan sebagai upaya untuk mengedukasi kesadaran nelayan dan masyarakat serta mengkampanyekan pentingnya menjaga laut agar tetap bersih guna mendukung target nasional untuk mengurangi 70% sampah laut pada tahun 2025.

Menteri Trenggono berharap komitmen dan peran seluruh pihak untuk terus mengedukasi dan mengkampanyekan aksi kepedulian kita bersama terhadap sampah laut secara masif dan berkelanjutan harus terus dipertahankan.

"kontribusi strategi dan komitmen penanganan sampah laut menjadi fokus kita bersama, yang dapat memberikan multiplier effect kepada masyarakat dan utamanya bagi para nelayan dan khususnya kepada laut yang bersih dan sehat," kata Trenggono dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Sabtu (31/8/2024).

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut menyampaikan bahwa hingga tahun 2024, Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut terus bergerak.

Hingga saat ini melalui Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut telah berhasil mengumpulkan sampah pesisir dan laut sebanyak 1.005,82 ton dan melibatkan 4.621 Nelayan.

"Dari 22 Kabupaten /Kota yang menjadi target pelaksanaan Bulan Cinta Laut di tahun 2024, hingga bulan Juni 2024 gerakan nasional ini meluas menjadi 30 kabupaten kota yang ikut terlibat, ini artinya, bahwa kesadaran seluruh pihak sudah semakin meningkat." ujar Victor.

Victor juga mengatakan, berdasarkan data Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL), sejak tahun 2018 hingga tahun 2023, secara konsisten telah terjadi pengurangan masuknya sampah plastik ke laut dengan total 41,68%.