• EKSEKUTIF

Indonesia-Angola Jalin Kerja Sama Bidang Perdagangan

M. Habib Saifullah | Selasa, 03 Sep 2024 15:16 WIB
Indonesia-Angola Jalin Kerja Sama Bidang Perdagangan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kanan) bersama Menteri Sekretaris Negara Angola (Mensesneg) Adão de Almeida dalam Indonesia-Africa Forum ke-2 di Bali (Foto: Dok. Kemlu)

INDONESIAINFO.ID - Indonesia dan Angola akan menjalin kerja sama bidang perdagangan, khususnya industri agro dan perikanan. Hal tersebut dibahas dalam sela-sela rangkaian penyelenggaraan Indonesia-Africa Forum ke-2 di Bali.

"Hubungan politik saja tidak cukup. Kerja sama ekonomi harus menjadi prioritas bersama," ujar Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Selasa (3/9/2024).

Untuk itu, Menlu Retno mendorong agar perundingan Perjanjian Preferential Tarriff Agreement (PTA) antara Indonesia dan Angola dapat segera dimulai.

PTA Indonesia – Angola diharapkan dapat menjadi fondasi yang solid untuk memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara, serta menciptakan lebih banyak peluang bisnis dan investasi.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Angola (Mensesneg) Adão de Almeida menyepakati pentingnya penguatan kerja sama ekonomi ini. Dia mengatakan, keinginan Angola untuk memperkuat kerja sama yang lebih konkret

Serta menjajaki lebih jauh potensi kedua negara, utamanya di sektor minyak, mineral, kesehatan, dan ketahanan pangan.

Lebih lanjut, Mensesneg Adão de Almeida menyampaikan harapannya untuk dapat memproduksi obat-obat secara mandiri. Untuk itu, ia mengundang investor dari Indonesia untuk mendukung hal ini.

Pihak Angola akan melakukan pertemuan terpisah dengan Biofarma dan Pertamina untuk mengidentifikasi kerja sama potensial lainnya. Dia juga berharap agar diskusi mengenai kerja sama sektor perminyakan dengan Indonesia dapat dilanjutkan.

Kedua menlu sepakat untuk melakukan diversifikasi komoditas ekonomi dan terus menjajaki berbagai sektor potensial, termasuk sektor hilirisasi industri, agroindustri, dan perikanan.

Selain itu, dalam pertemuan ini, kedua menlu juga membahas rencana kunjungan Presiden Angola ke Indonesia di awal tahun 2025 dan rencana deliverables dari kunjungan ini.