Kantor Kementerian Agama (Kemenag) - Kemenag dan BKKBN perkuat peran penyuluh untuk cegah setunting (Foto: Kemenag RI)
Indonesiainfo.id - Kementerian Agama (Kemenag) bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk memperkuat peran penghulu sebagai konsultan keluarga dalam mencegah stunting.
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, mengatakan bahwa kerja sama tersebut menitikberatkan pada penguatan edukasi dan peran penghulu dalam mencegah stunting sejak masa perencanaan pernikahan.
Melalui program ini, diharapkan calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kesehatan keluarga, gizi, dan perencanaan yang matang dalam membangun keluarga yang berkualitas.
"Penghulu harus menyampaikan kepada masyarakat bahwa agama mengajarkan pentingnya membina dan meningkatkan kualitas keluarga,” ujarnya.
Hal tersebut Kamaruddin samapaikan dalam acara Kick Off Gerak Penghulu `Sejuta Pengantin Siap Cegah Stunting`, yang digelar bersamaan dengan Milad ke-5 Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) pada Rabu, (11/9/2024).
Dalam kesempatan itu, Kamaruddin juga menyoroti pentingnya persiapan generasi berkualitas.“Kita harus mempersiapkan anak-anak agar mereka menjadi khalifatullah yang berkualitas. Salah satu langkahnya adalah memastikan mereka tidak mengalami stunting,” kata Kamaruddin.