Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak para pengusaha Eropa, khususnya dari Belgia, untuk bergabung dalam pengembangan sektor pertanian Indonesia (Foto: Humas Kementan)
Indonesiainfo.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak para pengusaha Eropa, khususnya dari Belgia, untuk bergabung dalam pengembangan sektor pertanian Indonesia melalui investasi yang signifikan.
Ajakan tersebut tidak hanya menyoroti potensi investasi di komoditas daging, susu, dan sayuran, tetapi juga mendukung program ambisius makan bergizi gratis yang akan diluncurkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Wamentan Sudaryono menjelaskan bahwa kolaborasi dengan investor internasional sangat krusial untuk mewujudkan Indonesia emas 2045.
"Kami berdiskusi dengan pelaku usaha Belgia untuk mengeksplorasi peluang investasi di sektor pertanian Indonesia. Program makan bergizi gratis yang dirancang untuk anak-anak sekolah dasar adalah langkah penting dalam mendukung generasi mendatang," ujar dalam keterangan resmi dkutip pada Selasa (17/9).
Wamentan Sudaryono menuturkan, program ini bertujuan memastikan setiap anak mendapatkan akses makanan bergizi, yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan kecerdasan mereka. Dengan dukungan investasi dan teknologi, Indonesia bertujuan menjadi kekuatan ekonomi global yang mandiri dan berdaya saing.
Selain fokus pada investasi, Sudaryono juga menyoroti peluang hilirisasi pangan Indonesia. "Kami melihat potensi besar dalam produk unggulan seperti kopi, karet, dan kakao yang sangat diminati di pasar Eropa. Kami ingin pengusaha Belgia memanfaatkan peluang ini untuk memperluas jaringan pasar dan meningkatkan nilai ekspor komoditas pertanian Indonesia," ujarnya.
Indonesia, dengan lahan pertanian yang subur dan luas, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi pangan utama di Asia Tenggara. Kerja sama dengan investor Belgia diharapkan dapat mempercepat modernisasi sistem pertanian, termasuk teknologi pasca panen, logistik, dan distribusi.
Pengusaha Belgia menyambut antusias ajakan investasi ini. Mereka melihat Indonesia sebagai pasar yang menjanjikan, dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan kebijakan pemerintah yang mendukung investasi asing. Selain itu, Belgia tertarik untuk berkontribusi pada pengembangan produk pangan sehat yang sejalan dengan inisiatif makan bergizi gratis di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Sudaryono juga mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas eksportir muda dan petani milenial. "Kami berkomitmen untuk menciptakan generasi baru petani dan eksportir yang akan meningkatkan hasil pertanian dan memperluas pasar global," jelasnya.
Dia juga menekankan peran penting Kedutaan Besar RI di Belgia dan di seluruh dunia dalam memperluas akses pasar untuk produk pertanian Indonesia.
"Kedutaan besar harus memainkan peran aktif dalam mempromosikan produk lokal dan membantu memperluas pasar untuk komoditas pertanian Indonesia," kata Sudaryono.
Disebutkan, langkah untuk menarik investasi Eropa dalam sektor pertanian Indonesia adalah tonggak penting dalam mendukung program makan bergizi gratis dan meningkatkan daya saing produk pertanian nasional.
Dengan dukungan investor internasional dan peran aktif Kedutaan Besar RI, Indonesia siap untuk memperluas jangkauan pasar dan mempercepat modernisasi sektor pertaniannya, membawa manfaat besar bagi generasi mendatang dan ekonomi global.