Para model dalam gelaran Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024 (Foto: Dok. Humas Kemendag)
INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) menggelar Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024, yang digelar di arena Trade Expo Indonesia (TEI).
Dirjen PEN Mardyana Listyowati mengatakan, melalui JMFW ini berhasil melahirkan banyak desainer muda bertalenta melalui Textile Design Competition, untuk menyaring desain terbaik dan dapat bersaing di kancah internasional.
"Melalui kompetisi ini, kami yakin para desainer tekstil dalam negeri semakin inovatif menggali kekayaan budaya lokal Indonesia. Mereka juga harus mengombinasikannya dengan material yang inovatif dan ramah lingkungan," ujar Mardyana dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Jumat (11/10/2024).
Penyelenggaraan Textile Design Competition juga bertujuan untuk memberikan platform bagi para desainer tekstil Indonesia. Dengan kompetisi ini, Mardyana mengatakan, diharapkan dapat memikat pasar domestik dan global.
Dalam proses seleksinya, Textile Design Competition memiliki enam orang dewan juri , setelah melalui proses seleksi yang ketat, para dewan juri memilih empat pemenang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Berdasarkan hasil seleksi, juara favorit diraih Primas Gigih sedangkan juara
ketiga direngkuh Nur`aida. Untuk juara kedua, penghargaan diberikan kepada Ulqiya Millati Hanifa, sementara juara pertama diperoleh Juniliany Navista, Florenza Sundjojo, Fadia Salsabila, dan Maulida Arina.
"Pemerintah terus berupaya untuk mendorong peningkatan ekspor produk modest fesyen
Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui strategi pengembangan SDM, penguatan penjenamaan produk, serta perluasan akses pasar melalui kegiatan pameran dan peragaan busana," ujar Mardyana.
Mardyana mengungkapkan, salah satu langkah untuk mendorong transaksi perdagangan dan kerja bisnis tersebut adalah dengan mengoptimalisasi peran perwakilan perdagangan di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mendatangkan buyer, khususnya pada ajang JMFW.
"Produk modest fesyen merupakan salah satu produk ekspor yang sedang kami prioritaskan. Kami mencatat, daya beli produk ini meningkat sebesar 6,1 persen selama lima tahun terakhir dengan nilai ekspor yang diperkirakan mencapai USD 375 miliar pada 2025," kata Mardyana.