• EKSEKUTIF

Menko PMK Lepas Pengiriman Bantuan ke Timur Tengah Senilai Tiga Juta USD

M. Habib Saifullah | Rabu, 16 Okt 2024 17:05 WIB
Menko PMK Lepas Pengiriman Bantuan ke Timur Tengah Senilai Tiga Juta USD Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat melepas secara simbolis pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Yaman, Palestina, dan Sudan (Foto: Dok. Humas Kemenko PMK)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melepas pengiriman bantuan kemanusiaan Pemerintah Indonesia untuk korban bencana di Yaman, Palestina dan Sudan.

"Adapun nilai bantuannya sekitar 1 juta USD untuk setiap negara. Dan untuk Palestina ini paket bantuan yang ke sekian kalinya," ujar Muhadjir di Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (14/10/2024).

Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan Indonesia terdiri atas ribuan unit tenda pengungsian, tenda keluarga, terpal, matras, selimut, lampu penerangan, pakaian anak, pakaian perempuan, makanan siap saji, sembako, jerigen, penjernih air, obat-obatan, dan peralatan medis.

Bantuan ini ditujukan untuk membantu masing-masing negara yang menghadapi tantangan karena banjir, wabah penyakit, dan konflik kemanusiaan.

Adapun bantuan tersebut berasal dari Dana Siap Pakai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), donasi yang dihimpun dari masyarakat yang dihimpun oleh BAZNAS kemudian dititipkan melalui BNPB.

Untuk pengiriman bantuan tersebut, yang akan dilakukan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia bertipe Airbus 330-300 dan Pesawat Muldova Air.

"InsyaAllah kita akan terus memberikan bantuan untuk berikutnya mudah-mudahan semuanya akan bisa diterima dengan baik dan bisa membantu meringankan beban kepada yang bersangkutan," ujar Menko PMK.

Turut hadir juga Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Kepala BNPB Suharyanto , serta ketua Bazans Noor Achmad.

Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan Pemerintah Indonesia merupakan wujud solidaritas kepada saudara-saudara yang mengalami bencana di 3 negara Timur Tengah tersebut.