• EKSEKUTIF

Kemnaker Usul Tiga Strategi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

M. Habib Saifullah | Jum'at, 01 Nov 2024 16:05 WIB
Kemnaker Usul Tiga Strategi Hadapi Perubahan Dunia Kerja Delegasi Indonesia dalam 28ᵗʰ ASEAN Labour Ministers’ Meeting usulkan tiga strategi dalam menghadapi perubahan dunia kerja dan kemajuan teknologi (Foto: Dok. Kemnaker)

INDONESIAINFO.ID - Delegasi Indonesia mengusulkan tiga strategi dalam menghadapi perubahan dunia kerja akibat kemajuan teknologi, transisi demografis, tren migrasi dan ekonomi hijau.

Plt Dirjen Binwasnaker & K3, Fachrurozi mengatakan, dengan adanya perubahan tersebut maka menawarkan peluang dan tantangan bagi ekonomi, industri, dan pekerjaan di kawasan ASEAN.

"Untuk mengatasi isu-isu perubahan dunia kerja, kami mengusulkan tiga strategi dalam pertemuan Menteri Tenaga Kerja se-ASEAN ke-28 ini," ujar Fachrurozi melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, dikutip di Jakarta, Jumat (1/11/2024).

Fachrurozi mengatakan, strategi tersebut yakni meningkatkan kompetensi dengan membekali tenaga kerja ASEAN dengan kompetensi yang diperlukan menghadapi masa depan dan inovasi, serta mempromosikan pembangunan berkelanjutan, daya saing, dan ketahanan kawasan.

"Peningkatan kompetensi ini mencakup pengembangan budaya pembelajaran seumur hidup, kolaborasi dalam keterampilan dan pekerjaan hijau, promosi pendidikan Science, Technology, Engineering dan Mathematics dan keterampilan digital," ujar dia.

Strategi kedua, melindungi pekerja migran dengan terus memperjuangkan perlindungan bagi pekerja migran dalam seluruh proses migrasi, mengakui kontribusi mereka terhadap masyarakat dan ekonomi, baik negara asal maupun negara tujuan.

"Kami menyambut baik diadopsinya Deklarasi Vientiane tentang Mobilitas Keterampilan, Pengakuan, dan Pengembangan bagi Pekerja Migran untuk memfasilitasi akses terhadap mobilitas keterampilan dan pengembangan bagi pekerja migran dari semua tingkat keterampilan, " kata Fachrurozi.

Strategi ketiga, menyelaraskan rencana kerja mendekati akhir rencana kerja ALMM (ASEAN Labour Ministers Meeting) 2021-2025, dengan merumuskan rencana kerja berikutnya di bawah kepemimpinan Singapura agar sejalan ASEAN Community Vision 2045 dan pilar Strategic Plan.