Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat membuka Konsolidasi Nasional Program Kerja Kerukunan Umat Beragama di Auditorium H. M Rasjidi, kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta (Foto: Kemenag.go.id)
Indonesiainfo.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan Indonesia siap jadi tuan rumah peradaban kemanusiaan dan keagamaan. Ia juga mengatakan bahwa sudah saatnya untuk memperkenalkan keberagaman Indonesia kepada dunia.
Hal tersebut Menag sampaikan saat membuka Konsolidasi Nasional Program Kerja Kerukunan Umat Beragama di Auditorium H. M Rasjidi, kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta.
“Plural di Indonesia ini adalah modal sosial yang luar biasa, yang perlu kita perkenalkan ke luar. Tidak ada negara yang sekaya, seplural Indonesia, tapi sestabil Indonesia,” kata Menag dalam siaran pers dikutip apda Kamis (7/11).
Menag juga menilai, sudah saatnya peradaban Islam hijrah ke Indonesia. Menurutnya, tugas negara timur tengah dalam melahirkan Islam sudah selesai. Kini saatnya Indonesia, dengan segala kestabilan dan kekondusifannya, melanjutkan peradaban Islam.
“Sudah selesai tugasnya negara-negara timur tengah melahirkan Islam. Tetapi estafet kepemimpinan masa depan tidak kondusif lagi dibangun di atas atau bertetanggaan dengan Israel yang sedemikian itu," ujar Menag.
“Negara Islam, negara mayoritas Muslim, dan negara seperti Indonesia menurut angka statistik, inflasinya relaitif rendah, 2%. Saya baru pulang dari Mesir, itu 6%. Jauh dari negara-negara mayoritas Muslim atau negara-negara lain,” sambung Menag.
Lebih lanjut, Menag mengatakan bahwa Indonesia berada pada posisi yang sangat baik untuk menjadi pemimpin peradaban dunia, terutama dalam konteks keberagaman dan toleransi.
"Indonesia sudah siap menjadi tuan rumah bagi peradaban kemanusiaan dan keagamaan di masa depan," ujar Menag.