• EKSEKUTIF

Menag Tekankan Suasana Tenang dalam Natal dan Tahun Baru

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 23 Nov 2024 10:34 WIB
Menag Tekankan Suasana Tenang dalam Natal dan Tahun Baru Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), usai Rapat Koordinasi Persiapan Libur Natal dan Tahun Baru (Foto: Kemenag)

Indonesiainfo.id - Menjelang perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2025, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menciptakan suasana yang tenang dan damai bagi umat beragama.

Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), usai Rapat Koordinasi Persiapan Libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Menag Nasaruddin, menjaga kelancaran dan kenyamanan ibadah selama periode ini merupakan prioritas utama.

"Yang paling penting untuk kita waspadai juga adalah pelaksanaan ibadah. Bagaimana kita memberikan kesempatan kepada umat kita melakukan ibadah dengan tenang, aman, dan damai," ujarnya pada Jumat (22/11/2024) di Jakarta.

Menag juga mengingatkan pentingnya memberikan ruang bagi umat untuk melakukan refleksi spiritual, salah satunya melalui aktivitas tafakur atau kontemplasi di masjid, gereja, atau tempat ibadah lainnya.

"Ini saya kira akan menjanjikan sesuatu yang sangat syahdu, mensyukuri pergantian tahun baru itu dengan baik," lanjutnya.

Lebih lanjut, Menag menyoroti langkah-langkah strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalanan. Dekonsentrasi kegiatan di ruang terbuka dapat menjadi solusi agar masyarakat dapat lebih fokus pada perayaan yang khusyuk, tanpa gangguan lalu lintas yang padat.

"Selain itu, kita juga akan mengatur tempat ibadah agar dapat menjaga keamanan dan kenyamanan selama perayaan," tegasnya.

Menko PMK, Pratikno, menambahkan bahwa pengawasan terhadap tempat-tempat ibadah dan kegiatan hiburan perlu ditingkatkan, terutama di wilayah yang berpotensi menjadi kerumunan massa.

"Kita harus memastikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan tertib dan aman, tanpa gangguan yang dapat membahayakan," ujarnya.

Menko Pratikno juga mengingatkan pentingnya menghindari kejadian yang dapat menimbulkan kerumunan berbahaya, seperti yang terjadi di Taiwan pada perayaan Halloween 2022. Ia menekankan pentingnya koordinasi antar daerah untuk mengatur dengan baik segala bentuk perayaan hiburan, baik dalam skala kecil maupun besar.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyusun langkah-langkah strategis agar perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar, aman, dan terkendali.