• EKSEKUTIF

Berdayakan Transmigran, Kemenko PM - Kementrans Jalin Kolaborasi

M. Habib Saifullah | Selasa, 26 Nov 2024 18:26 WIB
Berdayakan Transmigran, Kemenko PM - Kementrans Jalin Kolaborasi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar saat menerima Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman dan rombongan di kantor Kemenko PM, JakartaMenteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar saat menerima Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman dan rombongan di kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (Foto: Kementrans)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat siap berkolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi untuk sama-sama memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat, khususnya warga transmigran serta warga sekitarnya.

Kesiapan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar saat menerima Menteri Transmigrasi dan rombongan di kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat (25/11/2024).

"Saya kira tinggal kita pikirkan kerja sama yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat sehingga sinergi dan kolaborasinya bisa konkret dan fokusnya bisa tepat sasaran. Semoga kita bisa bersinergi untuk kebaikan negara ini," ujar Muhaimin.

Sementara itu, Mentrans Iftitah Sulaiman mengatakan, silaturahmi yang dijalin ke Menteri yang mengurusi transmigrasi di era-era sebelumnya ini merupakan upaya untuk berguru dan belanja masalah sebelum menentukan model transmigrasi ke depan.

Sebelumnya, Mentrans Iftitah beserta jajaran telah menemui A.M Hendropriyono eks Menteri yang mengurusi Transmigrasi pada era Presiden Soeharto dan B.J Habibie.

Serta telah menemui Menteri Desa PDT dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar era Presiden Joko Widodo untuk berguru dan belanja masalah terkait persoalan transmigrasi.

Selain berguru dan belanja masalah, Mentrans Iftitah juga berharap bisa bersinergi dengan Menko PM terkait dengan pemberdayaan masyarakatnya. Meskipun Kementrans dibawah koordinasi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, tapi dalam konteks pelaksanaan programnya, tidak terlepas dari pemberdayaan masyarakatnya.

"Paradigma transmigrasi sudah berubah, yang tadinya fokus hanya memindahkan orang, sekarang menjadi tenaga yang produktif. Jadi transmigrasi ke depan akan fokus pada pemerataan pembangunan, memberdayakan masyarakat setempat dan pengembangan ekonomi," ujar dia.

Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi akan ditekankan untuk menyukseskan program transmigrasi ke depan, sesuai dengan Perpres Nomor 50 Tahun 2018.

"Masalah transmigrasi sekarang larinya ke sinergitas lintas Kementerian/Lembaga. Apa yang bisa dikembangkan dan bagaimana program-program pemberdayaan masyarakat yang bisa kita sinergikan, disinergikan," kata dia.