• EKSEKUTIF

Atasi TBC-Malaria, Indonesia Dapat Hibah Rp1,26 Triliun dari Jerman

M. Habib Saifullah | Senin, 23 Des 2024 19:05 WIB
Atasi TBC-Malaria, Indonesia Dapat Hibah Rp1,26 Triliun dari Jerman Indonesia dapat hibah dari Jerman senilai Rp1,2 triliun melalui mekanisme Debt to Swap for Health (D2H) untuk menangani kasus TBC (Foto: Kemenkes)

INDONESIAINFO.ID - Pemerintah Indonesia telah berhasil mendapatkan bantuan hibah dari Pemerintah Jerman sejumlah 73 juta euro atau sekitar Rp1,26 triliun melalui mekanisme Debt to Swap for Health (D2H).

D2H merupakan mekanisme pemberian bantuan dengan pembayaran utang Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Jerman sebesar 73 juta euro dikembalikan untuk mendanai program kesehatan, khususnya TBC dan malaria, dengan fasilitasi oleh Global Fund.

Hibah ini merupakan kerja sama dari Pemerintah Jerman, Pemerintah Indonesia (Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan), serta pihak Global Fund.

"Kesepakatan ini adalah bukti nyata dari sinergi internasional untuk kesehatan masyarakat. Dukungan dari Pemerintah Jerman dan Global Fund membawa kita lebih dekat dengan target eliminasi TBC pada tahun 2030 dan Indonesia bebas malaria,” ujar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

Kerja sama ini menjadikan dana yang digunakan untuk pembayaran utang dialokasikan kembali untuk program kesehatan, khususnya untuk pengendalian TBC dan malaria di Indonesia.

Penggunaan dana untuk program tersebut merupakan hasil kesepakatan antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Global Fund, yang dikelola secara transparan dan akuntabel untuk memastikan penggunaannya tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.

Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam memanfaatkan kerja sama internasional untuk sektor kesehatan. Sebelumnya, Indonesia pernah mendapatkan bantuan serupa dengan mekanisme Debt to Health ini pada tahun 2021 sebesar USD 56 juta untuk pengendalian dan eliminasi TBC.

Dalam kesepakatan terbaru ini, dana yang diterima akan dimanfaatkan untuk pengendalian dan pemberantasan TBC serta malaria di Indonesia, dengan dukungan sistem kesehatan (laboratorium, sistem informasi, logistik farmasi) yang kuat dan terintegrasi.

Diharapkan, capaian program TBC dan malaria menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Program ini akan dilaksanakan bersama antara Kementerian Kesehatan dan Global Fund secara transparan dan akuntabel mulai dari proses perencanaan hingga pelaporan hasilnya.

"Inisiatif ini bukan hanya soal pembiayaan program, tetapi juga tentang inovasi dan komitmen bersama untuk menciptakan masa depan kesehatan yang lebih baik," kata Dante.