• EKSEKUTIF

Kemdiktisaintek Bakal Bangun SMA Unggulan Garuda di 4 Lokasi

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 03 Jan 2025 20:21 WIB
Kemdiktisaintek Bakal Bangun SMA Unggulan Garuda di 4 Lokasi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro (tengah) dalam Taklimat Media 2025, di Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (Foto: Ist)

Indonesiainfo.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, pihaknya berencana membangun Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggulan Garuda baru di empat daerah pada 2025. Ia mengatakan program ini merupakan bagian dari percepatan pemerintah di bidang pendidikan.

Mendiktisaintek menjelaskan bahwa empat lokasi yang direncanakan tersebut ialah Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, dan Sulawesi Utara, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Tahun ini akan dimulai merancang dan membangun di 4 lokasi baru. IKN, Sulawesi Utara, NTT, dan Bangka Belitung,” kata Mendiktisaintek dalam Taklimat Media 2025, di Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (3/1).

Namun, lanjut Mendiktisaintek, untuk IKN masih dalam pembahasa lebih lanjut, menimbang jumlah penduduknya yang mungkin masih belum terlalu banyak.

"Di IKN kami masih lihat, karena masalah jumlah penduduknya juga mungkin nggak terlalu besar. Ini yang kami pertimbangkan," ujarnya.

Mendiktisaintek mengatakan pembangun SMA Unggulan tersebut akan membutuhkan waktu paling tidak selama 2 tahun. Namun, ia tidak merinci kapan pembangunan dilaksanakan.

Mendiktisaintek menjelaskan, tujuan dari SMA Unggul ini ialah di antaranya untuk mencetak lulusan yang unggul agar diterima di perguruan tinggi terbaik di dalam negeri bahkan dunia.

“Sehingga, nantinya mereka mampu mengembangkan potensi mereka di Indonesia, baik di industry hingga riset,” ujarnya.

Sebelumnya, Mendiktisaintek juga menyebutkan rencana peningkatan kualitas sekolah yang sudah ada menjadi SMA Unggulan Garuda.

Adapun mengenai kriteria yang akan diterapkan, Mendiktisaintek tidak menyebut secara rinci. Ia hanya menyebut bahwa sekolah tersebut harus di atas rata-rata, sehingga layak disebut prauniversitas.

"Tingkatnya di atas SMA rata-rata, unggul, kualitasnya tinggi, maka disebut prauniversitas. Makanya ditempatkan di kami," kata Mendiktisaintek.

Lebih lanjut Mendiktisaintek mengatakan, Indonesia butuh talenta unggulan. Karena itu, katanya, selain SMA Unggulan, kampus di Indonesia juga harus bisa memenuhi kebutuhan itu.

Menurutnya, kampus harus berdampak bagi kemajuan Indonesia, terutama bidang ekonomi. Mendiktisaintek mengatakan, kampus harus mensuport dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat.

“Kampus kita baik besar atau kecil, bidangnya beragam atau tidak, pastikan bermanfaat bagi masyarakat. Mereka harus memberikan suport dan manfaat ke masyarakat," kata dia.