• EKSEKUTIF

Katib Aam PBNU: Haji 2025 Semuanya Berjalan Baik dan Lancar

Agus Mughni Muttaqin | Senin, 16 Jun 2025 18:42 WIB
Katib Aam PBNU: Haji 2025 Semuanya Berjalan Baik dan Lancar Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus anggota Amirulhaj, KH Akhmad Said Asrori (foto: Kemenag)

Indonesiainfo.id - Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus anggota Amirulhaj, KH Akhmad Said Asrori, menilai operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M berjalan aman dan lancar. 

Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke Madinah Al-Munawwarah pada Kamis (12/6). Berdasarkan keterangan resmi laman Kemenag, disebutkan Asrori mengikuti dan merasakan setiap rangkaian haji bersama jemaah, termasuk saat fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Haji 2025 semuanya berjalan baik dan lancar,” kata Asrori dalam keterangan resmi.

Ia lalu menjelaskan tolok ukurannya kenapa menyebut haji 2025 berjalan baik dan lancar. Pertama, seluruh jemaah haji reguler bisa wukuf di Arafah. Sebab, al Hajju ‘Arafah.

“Kalau kemudian datang terakhir, itu belum terlambat. Sebab, waktu wukuf itu masuknya adalah ba’da zawalis syamsi (setelah matahari condong ke barat). Tahun kemarin saya masuk wukuf di Arafah sekitar jam 1 siang. Kemarin itu masuk terakhir sekitar jam 11,” ujarnya.

Alasan kedua, lanjutnya, semua jemaah haji bisa melaksanakan Thawaf Ifadlah. Asrori lalu menjelaskan pandangan Imam Malik atau Madzhab Maliki, bahwa rukun haji ada dua, yaitu: wukuf di Arafah dan Thawaf Ifadlah. Adapun rukun haji menurut Madzhab Syafii ada lima, yaitu: Niat, Wukuf di Arafah, Thawaf Ifadlah, Sai, dan Tahallul.

“Nah ini kalau kita lihat secara keseluruhan insya Allah sempurna. Secara umum saya meuakini seluruh jemaah Indonesia bisa menyempurnakan rukun dan wajibnya,” lanjutnya.

Terkait peristiwa kemacetan yang dialami jemaah saat dari Muzdalifah ke Mina, Asori melihat bahwa itu karena jumlah jemaah yang sangat banyak. Saat itu, ada sebagian jemaah yang memilih jalan dan tidak menunggu bus. “Itu tidak masalah. Yang penting mereka bisa melaksanakan (ibadahnya),” ujarnya.

Ia menambahkan, selalu ada masalah di setiap tahun penyelenggaraan ibadah haji. Meski demikian, proses penyelenggaraannya dari tahun ke tahun terus membaik.

Ia berharap semua jemaah haji Indonesia meraih kemabruran, termasuk juga para petugas haji yang telah berkhidmah, melayani jemaah. Kyai Said mendoakan segala daya uapaya yang telah dilakukan menjadi amal saleh. Harapan lainnya adalah penyelenggaraan ibadah haji terus membaik di masa mendatang.