• EKSEKUTIF

Kemhan Kunjungi PT PAL, Dukung Industri Pertahanan

M. Habib Saifullah | Kamis, 26 Jun 2025 11:05 WIB
Kemhan Kunjungi PT PAL, Dukung Industri Pertahanan Jajaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) saat mengunjungi PT PAL di Surabaya (Foto: Kemhan)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melalui Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Setjen Kemhan bersama Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo berkunjung ke PT PAL Indonesia di Surabaya, pada Rabu (25/6/2025).

Acara diawali dengan sambutan dari Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang yang menekankan pentingnya peran Biro Infohan dalam mengedukasi masyarakat dan membangun narasi konstruktif tentang pertahanan negara.

"Strategi publikasi yang terencana adalah kunci untuk memperkuat eksistensi kelembagaan dan mencapai kinerja digital yang signifikan," ujar Frega.

Secara khusus Karo Infohan turut mengapresiasi kontribusi PT PAL Indonesia sebagai pilar penting dalam mewujudkan kemandirian pertahanan maritim Indonesia, melalui berbagai produk unggulan seperti kapal perang, kapal cepat rudal, hingga kapal selam yang canggih dan berstandar internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Stafsus Menhan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo menyampaikan tentang pentingnya komunikasi publik di era digital dan menegaskan bahwa pertahanan merupakan sebuah keharusan untuk membangun alutsista secara mandiri.

"Inilah kebanggaan kita terhadap PT PAL Indonesia. Kita yang membuat sendiri. PT PAL bukan hanya sekadar galangan kapal, tapi galangan kedaulatan,” kata Stafsus Menhan Deddy.

Stafsus Menhan Deddy juga mengajak seluruh rekan media untuk turut serta mengedukasi masyarakat bahwa industri pertahanan adalah milik bangsa.

Selanjutnya, Direktur Teknologi PT PAL Indonesia Briljan Gazalba, B. Eng., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan serta dukungan nyata dari Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Briljan menekankan bahwa sebagai negara kepulauan, Indonesia sudah selayaknya memiliki kekuatan maritim yang unggul secara kualitas dan berdikari secara teknologi.