• EKSEKUTIF

Prabowo Minta Guru Sekolah Rakyat Buat Siswa Gembira dan Optimis

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 23 Agu 2025 13:21 WIB
Prabowo Minta Guru Sekolah Rakyat Buat Siswa Gembira dan Optimis Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembekalan kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (Foto: Kemensos)

Indonesiainfo.id - Presiden Prabowo Suabianto memberikan pesan khusus kepada para guru dan kepala sekolah untuk membina dan mendidik siswa dengan baik. Sehingga para peserta didik punya harapan dan kegembiraan, bukan rasa pesimistis.

Pesan itu disampaikan Presiden Prabowo ketika memberikan arahan kepada 2.296 guru Sekolah Rakyat dalam pembekalan kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jum`at (22/8/2025).

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa seluruh rakyat Indonesia harus menikmati kekayaan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Menurut Prabowo, itu merupakan tugas para guru.

"Bina anak didikmu, didik mereka dengan baik, beri harapan kepada mereka, bantu mereka, buat mereka gembira, jangan buat mereka pesimis," kata Prabowo menegaskan. 

Presiden Prabowo menambahkan guru dan kepala Sekolah Rakyat memiliki tugas yang mulia dalam menyiapkan tunas bangsa.

"Anda sedang dalam rangka memutus rantai kemiskinan di seluruh dunia, mereka ini anak-anak yang dididik, nanti mereka akan kembali ke orang tua mereka, dan merekalah yang akan mengangkat orang tua mereka keluar dari kemiskinan," kata Prabowo.

Di momen yang sama, Prabowo juga memberikan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat yang hadir sebagai paduan suara.

"Hei anak-anak, hormati orang tuamu, cintai orang tuamu, cium kaki ibumu, jangan pernah kau rendah hati karena bapakmu kerja keras, jangan sekali kau sedih karena orang tuamu masih belum makmur sekarang, mereka bekerja keras untuk kalian," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan sebanyak 100 titik Sekolah Rakyat sudah beroperasi dan pada bulan September 65 titik lainnya akan menyusul, sehingga total 165 titik Sekolah Rakyat tahun ini akan beroperasi didukung oleh 2.407 guru dan 4.442 tenaga pendidik.

Presiden pada kesempatan ini mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya para menteri dan pihak yang terlibat telah bekerja keras sehingga Sekolah Rakyat bisa terselenggara dengan waktu yang singkat.

“Ini hasilnya 100 sekolah, nanti sebentar lagi 165, kita harapkan tahun depan 200 sekolah. Kita bertekad mengubah nasib saudara-saudara kita yang masih belum kuat ekonominya, dan kita bekerja keras untuk menghilangkan kemiskinan absolut dari bumi Republik Indonesia," ujarnya.