• EKSEKUTIF

Gus Imin Pastikan Program MBG Dievaluasi Menyeluruh

Vaza Diva Fadhilah Akbar | Sabtu, 27 Sep 2025 22:48 WIB
Gus Imin Pastikan Program MBG Dievaluasi Menyeluruh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar saat meninjau dapur program MBG (Foto: Ist)

 

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar (Gus Imin), menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi serius terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul insiden keracunan yang dialami sejumlah siswa di beberapa daerah.

Ia menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus simpati kepada para korban dan keluarganya.

“Saya dan seluruh jajaran pemerintah sangat prihatin dan menyampaikan simpati kepada para siswa dan keluarga yang terdampak. Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Pemerintah tidak akan menutup mata terhadap kejadian ini,” ujar Muhaimin.

Menurutnya, pemerintah mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki pelaksanaan MBG dengan mendengar masukan publik dan menindaklanjutinya. Evaluasi akan meliputi semua aspek pelaksanaan, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi.

“Sertifikat laik higiene sanitasi, sertifikasi halal, dan bukti penggunaan air layak pakai bukan pilihan—itu kewajiban yang harus ditegakkan di semua dapur MBG,” tegasnya.

Gus Imin menambahkan, tujuan MBG bukan sekadar memberi makanan gratis, melainkan memastikan kualitas gizi dan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

“MBG bukan hanya soal memberi makan gratis, tetapi memastikan setiap anak yang menerima manfaat mendapatkan makanan yang higienis, aman dan berkualitas,” ucapnya.

Meski tengah dievaluasi, ia memastikan program MBG tetap berjalan karena dianggap sangat penting untuk pemerataan gizi.

“MBG adalah investasi masa depan bangsa. Kita tidak boleh berhenti di tengah jalan. Sesuai kata Presiden bahwa ini adalah rintangan yang harus kita hadapi dalam proses awal menjalankan program besar. Yang terpenting kita harus berani memperbaiki dan membenahi setiap prosesnya,” katanya.

Lebih jauh, Gus Imin menekankan bahwa MBG juga bagian dari gerakan pendidikan gizi nasional.

“MBG tidak hanya memperbaiki gizi, tapi juga gerakan pendidikan gizi masyarakat sebagai pondasi ketangguhan masa depan Indonesia,” jelasnya.

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga pola makan sehat juga meningkat.

“Kami ingin masyarakat memahami pentingnya asupan yang sehat dan cara pengolahan yang higienis, sehingga anak-anak dan keluarga memiliki kesadaran untuk menjaga pola makan yang baik,” imbuhnya.

Selain berdampak pada kesehatan, Gus Imin menilai MBG bisa menjadi ekosistem pemberdayaan masyarakat. Program ini menurutnya mampu mendorong petani, UMKM, dan pengusaha lokal yang terlibat untuk tumbuh bersama.

“Kami akan terus berupaya memaksimalkan potensi pemberdayaan program MBG. Memberdayakan petani, UMKM, dan pengusaha lokal yang terlibat, sambil memastikan mutu dan keamanan pangan di dalam mata rantainya,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan gotong royong seluruh pihak dalam menjaga keberlangsungan program ini.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, yakni pemerintah daerah, penyedia layanan, dunia usaha, hingga masyarakat untuk bersama menjaga kualitas dan keamanan serta meningkatkan manfaat MBG,” pungkasnya.