• EKSEKUTIF

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Magelang

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 28 Okt 2025 23:58 WIB
Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Magelang Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meninjau calon lokasi lahan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Magelang, Minggu (Foto: Kemensos)

Indonesiainfo.id - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dorongan itu disampaikan Wamensos saat meninjau calon lokasi lahan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Magelang, Minggu (26/10). Lahan seluas 10 hektare itu berlokasi di daerah dataran tinggi Desa Girirejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

“Secara administrasi saat ini sedang diproses oleh Pemerintah Kabupaten Magelang. Kami berharap pertengahan November semua persyaratan sudah selesai sehingga pembangunan bisa segera dimulai,” kata Wamensos Agus Jabo di lokasi peninjauan.

Dalam peninjauan itu, Wamensos didampingi oleh Kepala Desa Girirejo, Soleh Ismail, Kepala Sentra Antasena Magelang Supriyono, Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial I Ketut Supena dan Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Agung Suhartoyo.

Lokasi yang ditinjau tersebut disiapkan untuk menampung dua Sekolah Rakyat rintisan di Magelang yaitu Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 43 yang berlokasi di Sentra Antasena Magelang dan SRMA 15 yang berlokasi di Balai Latihan Kerja Tegalrejo. Dua sekolah rintisan tersebut saat ini masing-masing memiliki 100 siswa.

“Kalau pembangunan tidak segera dimulai, proses rekrutmen siswa tahun depan bisa terganggu. Karena itu, kami dorong PU untuk segera menindaklanjuti agar tahun ini pembangunan sudah bisa berjalan dan tahun ajaran baru 2026 bisa menerima siswa baru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA,” ujar Agus Jabo.

Kepala Desa Girirejo, Soleh Ismail, menyampaikan antusiasme masyarakat terhadap rencana pembangunan sekolah rakyat permanen tersebut. 

“Masyarakat kami sangat senang dan mendukung penuh. Selain membuat anak-anak bisa bersekolah lebih dekat, kehadiran sekolah rakyat ini juga akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar,” ujarnya.

Soleh menambahkan, banyak warga yang memiliki usaha kecil di rumah berharap bisa ikut berjualan atau terlibat dalam kegiatan di sekitar sekolah. 

“Kami berharap warga yang sudah bekerja di daerah ini juga bisa tetap diberdayakan, sehingga program ini tidak hanya membawa manfaat pendidikan, tapi juga ekonomi,” kata Soleh.

Selain itu, lokasi lahan di bukit Girirejo yang menghadap langsung ke Gunung Sumbing memberikan pemandangan indah dan udara sejuk. “Insya Allah anak-anak akan betah belajar di sini karena suasananya nyaman dan mendukung,” tuturnya.

Untuk diketahui, pembangunan ini akan menjadi bagian dari 104 titik pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap pertama yang direncanakan rampung secara bertahap mulai 2026. Sekolah ini akan dilengkapi fasilitas unggulan yang lengkap mulai dari ruang kelas, asrama, laboratorium, aula, tempat ibadah, dan fasilitas olahraga.