• LEGISLATIF

Komisi VIII Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke di Tanah Suci

Vaza Diva Fadhilah Akbar | Senin, 18 Mei 2026 13:02 WIB
Komisi VIII Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke di Tanah Suci Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania (Foto: Fraksi NasDem)

Jakarta, Indonesianfo.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania mengimbau jemaah haji Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang berpotensi memicu heatstroke atau serangan panas.

Dini menekankan pentingnya kepatuhan jemaah terhadap arahan petugas kesehatan dan petugas haji demi menjaga keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Jemaah juga harus mematuhi arahan petugas kesehatan dan petugas haji demi keselamatan bersama. Jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh kurang fit, karena kesehatan dan keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama agar ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” ujar Dini kepada wartawan, Senin (18/5).

Politikus NasDem itu menjelaskan, heatstroke merupakan kondisi ketika suhu tubuh meningkat drastis akibat paparan panas berlebih atau dehidrasi. Kondisi tersebut dapat membahayakan kesehatan apabila tidak segera ditangani.

Menurut dia, gejala heatstroke perlu dikenali sejak dini, mulai dari pusing, lemas, mual, kulit terasa panas, hingga kebingungan.

Karena itu, Dini meminta jemaah menjaga kondisi fisik dengan baik, terutama dengan memperbanyak konsumsi air putih dan vitamin selama berada di Arab Saudi.

“Perbanyak konsumsi air putih dan vitamin, serta menghindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi melalui media sosial juga mengingatkan seluruh jemaah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap suhu panas di Tanah Suci.

Dalam imbauannya, para jemaah diminta rutin minum air tanpa menunggu rasa haus, menggunakan pelindung seperti payung berwarna terang, serta beristirahat secara berkala di tempat teduh.

Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah kelelahan akibat suhu tinggi yang dapat berkembang menjadi kondisi medis berbahaya.

Dengan menjaga pola hidrasi, mengenali gejala heatstroke sejak dini, dan disiplin mengikuti imbauan petugas, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan lancar di tengah cuaca ekstrem di Arab Saudi.