• BUMN

BNI Perkuat Dana Murah Lewat Layanan Digital

Vaza Diva Fadhilah Akbar | Selasa, 27 Okt 2026 11:07 WIB
BNI Perkuat Dana Murah Lewat Layanan Digital Bank Negara Indonesia (BNI). (Foto: twitter)

Jakarta, Indonesiainfo.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) membukukan pertumbuhan dana murah atau current account savings account (CASA) sebesar 19,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp733,7 triliun hingga kuartal III-2026.

Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan penghimpunan giro dan tabungan serta pengembangan layanan digital.

Hingga September 2026, giro BNI tumbuh 25,9 persen YoY. Angka tersebut melampaui pertumbuhan industri perbankan yang mencapai 9,8 persen berdasarkan data Agustus 2026.

Kinerja itu turut mendorong peningkatan pangsa pasar giro BNI sebesar 120 basis poin menjadi 13,2 persen.

Sementara itu, pangsa pasar tabungan naik 10 basis poin menjadi 9,2 persen, seiring pertumbuhan tabungan sebesar 11,6 persen YoY.

Dari sisi digital, aplikasi wondr by BNI mencatat 16,6 juta pengguna hingga September 2026, meningkat 58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Nilai transaksi melalui aplikasi tersebut mencapai Rp1.774 triliun atau tumbuh 25 persen YoY.

Sementara itu, layanan BNIdirect membukukan nilai transaksi sebesar Rp9.324 triliun, meningkat 16 persen YoY. Jumlah penggunanya juga bertambah 19 persen secara tahunan menjadi 293 ribu pengguna.

Selain memperkuat kanal digital, BNI mengoptimalkan jaringan cabang melalui inisiatif BRAVE (Branch, Region & Area Value Empowerment).

Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas cabang, mendorong aktivitas transaksi, serta memperkuat penghimpunan dana murah.

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan integrasi layanan digital dan jaringan fisik menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas jangkauan layanan serta memperkuat hubungan dengan nasabah.

"Integrasi layanan digital dan jaringan cabang memungkinkan BNI memperluas jangkauan layanan, meningkatkan transaksi, sekaligus memperkuat hubungan dengan nasabah di berbagai segmen," kata Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan dalam keterangannya, pada Selasa (27/10).

Pertumbuhan CASA tersebut menjadi salah satu indikator penguatan penghimpunan dana pihak ketiga BNI, dengan layanan digital dan jaringan cabang berperan dalam mendukung aktivitas transaksi serta menjangkau nasabah dari berbagai segmen.