Basuki Terapkan 2 Prinsip Penting Ini di PUPR, Apa Saja?

Agus Mughni Muttaqin| Jum'at, 17 Mei 2024 15:40 WIB
Basuki Terapkan 2 Prinsip Penting Ini di Kementerian PUPR, Apa Saja? Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Presiden Joko Widodo (foto:Kementerian PUPR)

Indonesiainfo.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya budaya anti korupsi dan integritas di lingkungan kerja.

Menurutnya, kedua prinsip tersebut penting dipegang dan diimplementasikan dalam mendukung tata kelola penyelenggaraan pembangunan infrastruktur yang akuntabel dan profesional.

"Oleh karena itu, di Kementerian PUPR kami terapkan irama pengendalian intern dan tata kelola pemerintahan pun harus beriringan mengawal irama pembangunan infrastruktur," kata Basuki dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Jumat (17/5/2024).

Basuki menyampaikan hal itu dalam Forum Nasional Pembentukan Karakter Inti Pengawasan, yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Bogor, Rabu (15/5/2024). 

Baca juga :

"Kementerian PUPR memandang BPKP tidak hanya sebagai mitra strategis, namun juga sebagai “Guru” dalam hal menguatkan pembangunan Sistem Pengendalian Intern Terintegrasi, termasuk mitra pengembangan Corruption Risk Assessment (CRA)."

"Apapun yang kita lakukan pasti kami meminta pertimbangan BPKP," kata Basuki.

Kepada para pegawai BPKP, Basuki menyampaikan sebagai individu pemimpin juga harus memiliki sikap berani menjadi contoh, tidak hanya memberi contoh.

Dengan begitu, sikap integritas dan profesionalisme akan menular kepada seluruh pegawai dan menjadi budaya kerja di lingkungan organisasi.

"Saya berharap agile character yang dibangun di BPKP dapat membantu dalam mewujudkan legacy berupa organisasi yang kredibel, kompeten, dan orang-orang yang amanah di Kementerian PUPR," kata Basuki.

Basuki berpesan kepada para auditor muda BPKP untuk terus belajar dengan tekun dan juga profesional dalam bekerja. Profesional tidak hanya bekerja dengan integritas tetapi juga bekerja dengan hati, tanpa pamrih, ikhlas, dan setia kepada organisasi.

"Kalau di Kementerian PUPR, kami juga menerapkan pentingnya memiliki sikap akhlakul karimah. Ini penting agar kehadiran bapak/ibu dapat memberikan manfaat bagi orang lain, aman bagi orang lain, dan nyaman bagi orang lain, sehingga sebagai auditor dalam bekerja lebih nyaman, profesional, dan independen," kata Basuki.

 

TAGS : budaya anti korupsi dan integritas Basuki Hadimuljono

Terkini