Underpass Gatot Subroto Medan Ditargetkan Rampung September 2024

M. Habib Saifullah| Jum'at, 21 Jun 2024 13:57 WIB
Kementerian PUPR menargetkan pembangunan underpass Gatot Subroto Medan selesai pada September 2024 Ilustrasi underpass Gatot Subroto medan yang ditargetkan selesai pada September 2024 (Foto: Kementerian PUPR)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Underpass Gatot Subroto di Medan selesai pada September 2024.

Simpang Gatot Subroto merupakan salah satu titik kepadatan lalu lintas di Kota Medan yang menjadi titik temu arus kendaraan dari Medan menuju Binjai dengan jalan Ring Road menuju Lintas Sumatera Medan-Tebing Tinggi.

Underpass yang dibangun dengan panjang 750 meter akan menambah kapasitas jalan dari dua jalur menjadi empat jalur. Harapannya dengan dibangunnya underpass ini akan mengurai kemacetan yang ada.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien.

Baca juga :

Dengan konektivitas yang semakin lancar maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

“Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover, dan underpass akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas, di samping memberikan alternative bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian,” kata Menteri Basuki.

Pembangunan underpass Gatot Subroto mulai dikerjakan sejak (26/9/2023) dengan menelan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023-2024 senilai Rp217,8 miliar.

Pembangunan underpass Gatot Subroto per (10/6/2024) progres kontruksinya telah mencapai 48,85 persen dengan lingkup pekerjaan meliputi pembangunan diafragma wall setebal 80 cm, tiang bor beton dengan diameter 800 mm, dan perkerasan beton semen menggunakan paver setinggi 30 cm.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Utara, Junaidi mengatakan, selama pembangunan underpass tidak ada penutupan jalan, sehingga membutuhkan komunikasi dengan berbagai pihak untuk memuluskan pembangunan.

“Kami juga menjalin komunikasi dengan Lembaga Adat di sini untuk meminta masukan mengenai ornamen apa yang bisa digunakan, ornamen khas Sumatera Utara, termasuk dukungan dari para stakeholder, dari Pemprov, Walikota, dan instansi terkait,” kata Junaidi.

TAGS : Underpass Gatot Subroto Medan Kementerian PUPR

Terkini