Tantangan perlindungan perempuan dan anak Indonesia yang semakin kompleks pada 2026 harus dijawab dengan kolaborasi kuat semua pihak terkait, demi menghadirkan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak di tanah air
Menteri PPPA mengatakan bahwa perempuan memegang peran strategis dalam pengawasan pemilu sebagai agen perubahan yang membawa nilai integritas, keadilan, dan komitmen terhadap demokrasi yang inklusif.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, potensi perempuan di sejumlah sektor harus mampu ditingkatkan melalui berbagai upaya pemberdayaan, sebagai bagian dari langkah mengakselerasi pembangunan nasional.
Menurut Lestari, tantangan yang dihadapi perempuan di Indonesia, khususnya di NTT, antara lain beban ganda, tekanan budaya, trauma masa lalu, ketidaksetaraan, trafficking, dan tindak kekerasan, merupakan permasalahan yang ada di keseharian masyarakat.