Wakil Presiden (Wapres) KH. Maruf Amin. (Foto dok Set Wapres)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin angkat suara terkait kabar menurunnya ketersediaan beras jenis premium di pasaran, yang belakangan ini menjadi sorotan.
Mengenai persoalan itu, Wapres Ma’ruf memerintahkan pasokan beras Bulog agar dapat segera digelontorkan ke masyarakat.
“Saya kira beras itu, menurut yang saya tahu, di Bulog itu ada sekitar 800.000 ton. Oleh karena itu, saya minta memang ini (beras) supaya segera bisa digelontorkan kepada masyarakat, supaya tidak ada kekurangan beras di masyarakat,” ujar Ma`ruf dilansir dari laman Wapres, Jumat (16/2).
Hal tersebut disampaikan Wapres Ma`ruf usai memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Senin (12/02), di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Selain masalah stok beras, Wapres juga meminta kepada segenap pemangku kepentingan untuk menjaga harga beras agar tetap stabil.
“Jangan sampai harganya tinggi. Itu kita harapkan begitu,” imbuhnya.
Wapres mengatakan, selain pasokan beras sebanyak 800.000 ton di Bulog, sebanyak 400.000 ton beras juga sedang dalam proses impor. Sehingga dalam waktu dekat, pasokan beras ini akan mencapai 1,2 juta ton. Distribusi beras ini akan menekan gejolak di masyarakat, sekaligus menekan harga beras agar tidak melambung tinggi.
“Kalau tidak digelontorkan, kemudian di pasaran jadi tidak ada. [Masalah] ini supaya teratasi. Kedua, sekaligus menekan harga jangan sampai tinggi,” pungkasnya.