• EKSEKUTIF

Ini Strategi Wujudkan Visi Digital Indonesia 2045

M. Habib Saifullah | Selasa, 14 Mei 2024 14:36 WIB
Ini Strategi Wujudkan Visi Digital Indonesia 2045 Ilustrasi

Jakarta, Indonesiainfo - Kesenjangan talenta digital menjadi perhatian global, termasuk Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah perlu menerapkan staregi untuk mencapai visi dan transformasi digital nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria mengatakan, pelatihan keterampilan digital menjadi bagian dari strategi transformasi digital. Karenanya, penguatan sumber daya manusia merupakan langkah konkret yang mesti ditempuh.

"Saat ini, Indonesia telah memiliki Visi Digital Indonesia 2045 sebagai salah satu peta jalan alternatif yang holistik dalam mengembangkan strategi yang diperlukan untuk mempercepat transformasi digital nasional," kata Nezar sebagaimana dikutip dari laman resmi Kominfo, Selasa (14/5/2024).

Visi Digital Indonesia 2045 diwujudkan melalui 8 Strategi Imperatif, dengan dua strategi yang berkaitan dengan pengembangan sumberdaya manusia. Yaitu penguasaan teknologi digital masa depan yang berbasis riset dan inovasi serta pembentukan masyarakat digital yang berbudaya, berdaya saing, dan produktif.

Menurut Nezar, penguasaan teknologi digital masa depan yang berbasis riset dan inovasi dilaksanakan melalui pengembangan innovation hub dan makerspace untuk kolaborasi, peningkatan jaringan dan kapabilitas riset, serta digitalisasi menyeluruh di sektor ekonomi.

"Semua itu ditujukan untuk mendukung penciptaan lapangan kerja dan perluasan pasar," ujar dia.

Sementara untuk membentuk masyarakat digital yang berbudaya, berdaya saing, dan produktif, dapat dilakukan dengan upaya peningkatan keterampilan (upskilling) dan peningkatan keterampilan (reskilling) didukung berbagai program.

"Termasuk pelatihan dan sertifikasi soft skill dan hard skill, beasiswa atau bantuan pelatihan digital, dan pelibatan aktif berbagai pihak untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan membuka kesempatan kerja lebih lanjut," kata Wamenkominfo.