• EKSEKUTIF

Negara Karibia Belajar Pengolahan Kelapa di Indonesia

Agus Mughni Muttaqin | Kamis, 23 Mei 2024 17:55 WIB
Negara Karibia Belajar Pengolahan Kelapa di Indonesia Ilustrasi - Buah Kelapa, Kemenperin RI menggelar pelatihan peningkatan kapasitas diversifikasi pengolahan produk kelapa untuk perwakilan negara-negara dari Kepulauan Karibia, di Politeknik ATI Padang, Sumatera Barat (Foto Doknet)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menggelar pelatihan peningkatan kapasitas diversifikasi pengolahan produk kelapa untuk perwakilan negara-negara dari Kepulauan Karibia di Politeknik ATI Padang, Sumatera Barat.

Peserta yang dilatih pada kegiatan ini sebanyak 19 orang, yang berasal dari negara-negara Karibia, di antaranya Barbados, Cuba, Grenada, Guyana, St. Kitts and Nevis, St. Lucia, St. Vincent and the Grenadines, Suriname, dan The Bahamas.

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan bahwa industri kelapa di Indonesia memiliki potensi yang besar, serta telah terbukti berhasil membuat produk olahan kelapa yang berkualitas tinggi.

"Kementerian Perindustrian terus mendorong hilirisasi komoditas kelapa, karena potensinya yang berlimpah di Indonesia. Untuk itu, saat ini tengah disusun road map hilirisasi kelapa untuk pengembangan ekosistem kelapa terpadu,” ujar Menperin.

Disebutkan, kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri pengolahan kelapa merupakan faktor penting yang mendukung keberhasilan program hilirisasi komoditas itu. Dengan peningkatan kapasitas negara sahabat, Indonesia turut berperan dalam pemajuan industri global.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Masrokhan mengatakan, 19 peserta dari Kepulan Karibia tersebut mempelajari beberapa produk olahan dari kelapa, seperti minyak kelapa, nata de coco, serta pengolahan susu kelapa.

Peserta juga dibekali ilmu quality control, food safety standard, hingga packaging.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu dan memberi manfaat bagi sahabat-sahabat kita di negara lain,” ujar Masrokhan saat membuka pelatihan tersebut pada Selasa (21/5) lalu.

Ia menuturkan, pelatihan yang diselenggarakan pada 21 Mei hingga 4 Juni 2024 di Politeknik ATI Padang ini, merupakan bentuk komitmen Kementerian Perindustrian dalam mengembangkan Industri Nasional melalui penyediaan SDM industri yang kompeten.

"Sekaligus berbagi pengalaman dan kemampuan kepada negara sahabat dalam memperkuat peran Indonesia di kancah global,” ujarnya.