• EKSEKUTIF

Mensos Nilai ODGJ Perlu Disuntik Sebulan Sekali

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 15 Jun 2024 15:47 WIB
Mensos Nilai ODGJ Perlu Disuntik Sebulan Sekali Ilustrai - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini nilai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) perlu disuntik sebulan sekali (Foto Humas Kemensos)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menilai pengobatan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) lebih efektif jika menggunakan suntikan long acting. Yaitu suntikan yang diberikan sebulan sekali kepada ODGJ.

“Saya mulai kampanye pengobatan long acting melalui suntikan, karena lebih efektif untuk penanganan dan pengobatan ODGJ,” ujar Risma dikutip Sabtu (15/6/2024).

Mensos mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan, agar ODGJ diberikan suntikan long acting sebulan sekali sehingga tidak merepotkan keluarga.

"Selain itu jika tepat dalam pengobatan, maka ODGJ bisa sembuh dan produktif kembali di tengah keluarganya," ujar Mensos.

Hal itu ia sampaikan dalam bakti sosial yang berlangsung di Puskesmas Cadasari Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten Jumat (14/10). Dalam kesempatan ini, Kemensos memberikan layanan kesehatan dan pemberdayaan kepada 10 ODGJ.

Ia pun menekankan bahwa ODGJ bukan aib bagi keluarga. “Mereka perlu dirawat, ditangani dan diobati sehingga bisa sembuh kembali,” ujar Mensos.

Risma juga menyampaikan, pengidap ODGJ sebagian besar berasal dari keluarga yang secara ekonomi berpendapatan rendah. Selama ini ODGJ diberikan obat yang harus dikonsumsi setiap hari.

“Jika terlambat diberikan sehari saja, emosi ODGJ bisa naik. Padahal bisa saja karena kesibukan mencari nafkah, keluarga lupa memberikan obat yang harus dikonsumsi setiap hari," kata  Risma.

Dalam bakti sosial tersebut, Mensos Risma juga memberikan ayam petelur lengkap dengan kandangnya untuk dikelola ODGJ dan keluarganya.

Melalui pemberdayaan ayam petelur tersebut, diharapkan ODGJ dan keluarganya bisa memperoleh penghasilan tambahan yang memperkuat ekonomi keluarga.