• EKSEKUTIF

Tingkatkan Kualitas SDM, Indonesia-Jepang akan Gelar Pelatihan

M. Habib Saifullah | Rabu, 26 Jun 2024 18:43 WIB
Tingkatkan Kualitas SDM, Indonesia-Jepang akan Gelar Pelatihan Indonesia melalui Kementerian Perindustrian menjalin kerja sama dengan organisasi SDM Jepang AOTS, tingkatkan kualitas SDM (Foto: Dok. Humas Kemenperin)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan melaksanakan pelatihan yang bekerja sama dengan organisasi sumber daya manusia (SDM) Jepang Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS), guna meningkatkan SDM industri di Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan mengatakan, penyelenggaraan pelatihan ini akan dilaksanakan dengan kegiatan 5S dan Kaizen.

"Kunjungan kerja ini merupakan kelanjutan kerja sama yang sudah terjalin antara Pemerintah Indonesia dan Jepang melalui program peningkatan produktivitas SDM yang dilaksanakan oleh AOTS dengan kegiatan 5S dan Kaizen," kata Masrokhan di Tokyo, Rabu (26/6/2024).

Menurutnya, program sinergi yang telah dilaksanakan sejak tahun 2022, hasilnya sangat dirasakan manfaatnya oleh unit pendidikan Kemenperin dan juga perusahaan industri untuk meningkatkan produktivitas.

"Jika 5S dan Kaizen ini diterapkan dengan baik dan konsisten, maka akan tercipta tempat kerja yang efisien, aman dan nyaman sehingga produktivitas kita bisa meningkat," ujar Masrokhan.

Hal tersebut dibuktikan dengan pelaksanaan tahap 1 dan 2 yang menunjukkan peningkatan produktivitas dengan efisiensi dari yang sebelumnya terjadi berbagai macam pemborosan, seperti ruang dan waktu. 5S Kaizen juga mengurangi risiko kecelakaan kerja.

Kerja sama ini meliputi ruang lingkup kerja sama dengan mengirimkan satu tenaga ahli Jepang sebanyak tiga kali selama periode perjanjian, sesuai dengan peraturan AOTS dalam melaksanakan program pelatihan.

Kemudian tenaga ahli Jepang akan memberikan bimbingan teknis kepada para pelatih dari Indonesia untuk meningkatkan produktivitas, agar dapat mendorong kegiatan peningkatan produktivitas secara mandiri. Pelatihan ini akan dilakukan daring dan luring.

Sementara itu, BPSDMI akan merekrut peserta program pelatihan untuk Pelatih Peningkatan Produktivitas. Kemudian, menetapkan perusahaan industri selaku mitra yang sesuai dengan wilayah tempat peserta pelatihan berada.

"Kami juga akan mendorong unit pendidikan untuk membentuk siklus dan lingkungan yang otonom," ujar dia.

Sebagai informasi 5S Kaizen merupakan metode manajemen yang populer di Jepang dengan menerapkan pekerjaan industri yang efisien dan produktivitas di tempat kerja.