• EKSEKUTIF

Menkes-Plt Gubernur Jakarta Luncurkan Program Integrasi Layanan Primer

M. Habib Saifullah | Rabu, 07 Agu 2024 12:35 WIB
Menkes-Plt Gubernur Jakarta Luncurkan Program Integrasi Layanan Primer Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Plt Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono dalam peluncuran Integrasi Layanan Primer (Foto: Dok. Humas Kemenkes)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Daerah Khusus (DK) Jakarta Heru Budi Hartono meluncurkan Program Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Tebet pada Selasa (6/8/2024).

ILP merupakan wujud dari transformasi layanan primer yang bertujuan untuk menata, merevitalisasi, dan menyelaraskan berbagai pelayanan kesehatan primer, termasuk 10.000 puskesmas dan 300.000 posyandu di seluruh Indonesia, agar kualitasnya semakin baik.

Menkes Budi mengatakan, revitalisasi pusat pelayanan kesehatan primer akan fokus pada tiga hal utama. Pertama, penerapan ILP akan memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk seluruh siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia.

"Jadi, puskesmas dan posyandu tugasnya dua. Pertama memberikan pendidikan dan edukasi. Kedua, pencegahan dilakukan dengan imunisasi dan skrining kesehatan,” kata Menkes Budi.

Kedua, program ILP akan menjadikan pelayanan kesehatan menjad sepenuhnya terdigitalisasi. Para petugas kesehatan akan diberikan dasbor digital untuk memantau kesehatan di setiap wilayah.

Dengan begitu, semua penyakit masyarakat bisa tercatat dengan baik. Data tersebut lah yang kemudian dapat digunakan untuk memberikan terapi ataupun pengobatan dengan tepat.

Selanjutnya, melalui ILP ini, pelayanan kesehatan yang diberikan juga akan disesuaikan dengan jenjang usianya. Karena itu, untuk menunjang layanan tersebut, semua alat kesehatan yang akan diberikan sesuai dengan kebutuhan.

"Semua alat-alat untuk preventifnya akan kita lengkapi semua. Jadi, cek darah, tekanan darah, lemak darah, tes darah, cek ginjal, USG, itu semua dibagikan ke puskesmas-puskesmas supaya mereka bisa skrining. Jadi, fungsi promotifnya bagus," kata Menkes Budi.

Menkes Budi berharap, peluncuran program ILP di Provinsi Jakarta tersebut akan memperkuat fungsi pelayanan kesehatan primer untuk mewujudkan masyarakat Jakarta yang sehat.

"Tetap sehat itu dengan promotif preventif yang dilakukan di puskesmas dan yang melakukannya adalah kader-kader dan dokter-dokter yang ada di puskesmas. Tolong mereka diberikan perhatian, anggaran dan alat agar dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal," ujar Menkes.

Kemudian, Heru Budi menyampaikan, pihaknya berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan program ILP dan BLUD di semua puskesmas di seluruh Jakarta. Dengan begitu pelayanan kesehatan akan semakin optimal dan berkualitas.

"Kami Pemda DKI berkomitmen, tentunya, komitmen untuk puskesmas se-DKI Jakarta akan dilakukan revitalisasi seperti yang dilakukan di Puskesmas Tebet. Semua siklus kehidupan dari lahir sampai lansia bisa dilayani di Puskesmas," ujar dia.