• EKSEKUTIF

DPR Minta Kasus Bunuh Diri Mahasiswi PPDS Diusut Tuntas

M. Habib Saifullah | Kamis, 15 Agu 2024 16:05 WIB
DPR Minta Kasus Bunuh Diri Mahasiswi PPDS Diusut Tuntas Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih (Foto: Dok. Parlementaria)

INDONESIAINFO.ID - Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), dr. Aulia Risma Lestari ditemukan meninggal bunuh diri, penyebabnya diduga karena bullying.

Almarhumah ditemukan tewas pada Senin (12/8/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. Menanggapi kasus tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meminta aparat penegak hukum segera menindak tegas para pelaku perundungan.

"Segera usut tuntas kasus ini karena (korban) dirundung terus menerus. APH (Aparat Penegak Hukum) harus segera bergerak memberikan efek jera," kata Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/8/2024).

Agar korban perundungan tidak semakin bertambah, Politisi Fraksi PKS itu mendorong pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait untuk membenahi seluruh sistem manajemen perguruan tinggi.

Tanpa pembenahan ini, menurutnya pendidikan Indonesia tidak akan bisa melahirkan generasi yang menerapkan penuh nilai-nilai Pancasila.

Sebab itu, dia menegaskan pembenahan yang berlandaskan pada hasil evaluasi komprehensif nan solutif harus dilakukan. Pembentukan satuan tugas khusus, menurutnya, perlu dipertimbangkan.

"(Perundangan) ini tidak manusiawi di seluruh Indonesia. Kembalikan pendidikan yang humanistik dan sesuai budaya Indonesia yang sopan dan religius saling menghormati," kata Fikri.

"karena ini sudah lama dan membudaya maka penyelesaiannya harus sistemik dan berkelanjutan dilakukan oleh satgas khusus. Ini darurat," ujar dia menambahkan.

Terlepas fakultas kedokteran sebagai salah satu fakultas yang memungut UKT dan SPI termahal, Fikri menekankan perundungan terjadi tanpa mengenal batas. karenanya, dirinya menyatakan negara harus mendukung penuh putus tali perundungan di dunia pendidikan.