• EKSEKUTIF

Kementerian PUPR Rampungkan Penataan Kawasan Panorama Tele

M. Habib Saifullah | Sabtu, 17 Agu 2024 14:09 WIB
Kementerian PUPR Rampungkan Penataan Kawasan Panorama Tele Panorama Tele di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

INDONESIAINFO.ID - Penataan Panorama Tele di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara telah rampung.

Proyek garapan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya menelan anggaran sebesar Rp161,5 miliar dengan luas 0,97 hektare.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR telah menyusun Program Pengembangan Kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba secara terpadu.

"rinsip penataan kawasan wisata ini adalah mengubah wajah kawasan dengan cepat, terpadu dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Sabtu (17/8/2024).

Melalui Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Cipta Karya, dilakukan penataan kawasan Panorama Tele dan penataan kawasan Waterfront City Pangururan.

"Penataan Kawasan Panorama Tele ini merupakan bentuk komitmen Kementerian PUPR dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata di Kawasan Samosir, DPSP Danau Toba," kata Direktur Jenderal Cipta Karya, Diana Kusumastuti.

"Melalui penataan ini, Kementerian PUPR berharap wisatawan dapat menikmati keindahan alam dengan lebih baik. Terlebih Danau Toba terlihat semakin menarik apabila dilihat dari ketinggian," ujar dia menambahkan.

Salah satu lingkup pekerjaan yang penting dari penataan kawasan ini mencakup Pembangunan skybridge dan area parkir. Kedua area tersebut dibangun tersambung dan saling mendukung, sehingga mempermudah konektivitas.

Berkat skybridge tersebut, wisatawan tidak perlu lagi menyeberang jalan nasional saat menuju atau meninggalkan kawasan parkir.

Sementara itu, Kepala BPPW Sumatera Utara Deva Kurniawan Rahmadi mengatakan, pekerjaan lainnya adalah pembangunan skywalk yang dirancang sebagai jalur pejalan kaki yang elevated.

"Skywalk ini memberikan sensasi visual yang unik, dan memungkinkan pengunjung untuk berkeliling kawasan Tele dari ketinggian dengan pemandangan 360 derajat" kata Deva.

Plaza Tarombo juga menjadi bagian yang tidak kalah menarik dari penataan kawasan ini. Di plaza ini tersedia informasi mengenai nama-nama marga Batak. Pada siang hari, bayangan nama-nama marga tersebut akan dipantulkan oleh cahaya matahari melalui kanopi di sekeliling plaza.

Sementara pada malam hari, nama-nama tersebut akan diproyeksikan dari silinder di tengah plaza dan terpancar ke seluruh lantai plaza, sehingga menciptakan efek visual yang menarik.

"Penataan Kawasan Panorama Tele juga mencakup revitalisasi Menara Pandang, yang akan difungsikan kembali sebagai menara untuk menikmati keindahan Danau Toba. Menara ini akan terkoneksi dengan bagian lain di Kawasan Panorama Tele melalui skywalk, sehingga menambah kemudahan akses bagi para wisatawan," ujar Deva.

Untuk meningkatkan perekonomian lokal, dibangun juga area kuliner yang menawarkan berbagai sajian makanan dan minuman.

Area kuliner tersebut dinamakan Efrata karena lokasinya yang berhadapan langsung dengan Air Terjun Efrata yang dapat terlihat dari kejauhan. Tentunya, hal tersebut juga menjadi nilai tambah dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.