• EKSEKUTIF

Tingkatkan Produktivitas Tangkapan Nelayan, Menteri Kelautan Janjikan Ini

M. Habib Saifullah | Jum'at, 30 Agu 2024 13:51 WIB
Tingkatkan Produktivitas Tangkapan Nelayan, Menteri Kelautan Janjikan Ini Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam kunjungannya ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga (Foto: Dok. KKP)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono akan membantu meningkatkan produktivitas tangkapan nelayan, salah satunya melalui bantuan alat tangkap, dan memastikan ketersediaan BBM bersubsidi di pelabuhan perikanan.

Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Menteri Trenggono melihat langsung aktivitas pelayanan, kondisi infrastruktur pelabuhan, serta mengevaluasi sejumlah program di PPN Sibolga.

"Pelabuhan perikanan adalah jantung dari industri perikanan kita. Pengembangan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan akan memastikan bahwa nelayan dapat bekerja dengan lebih efisien dan memperoleh hasil yang terbaik," kata Menteri Trenggono dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Jumat (30/8/2024).

Dalam pertemuan tersebut, dia, menjanjikan dukungan penuh pemerintah, baik berupa percepatan pelayanan pelabuhan, subsidi peralatan kapal serta bahan bakar yang nantinya dapat meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan usaha perikanan.

Bantuan pemerintah yang diberikan saat itu berupa 270 alat penangkapan ikan dengan spesifikasi jaring insang monofilament 2 inci 0,24 mm sebanyak 240 unit, dan bubu kepiting mesh berukuran 1,5 inci sebanyak 30 unit. Penyerahan bantuan tersebut diberikan pada perwakilan 9 kelompok usaha bersama nelayan yang ada di Sibolga.

"Saya sedapat mungkin mengusahakan BBM bersubsidi selalu tersedia, namun ada baiknya bahan bakar tersebut berada disini (pelabuhan) supaya bisa terkontrol dan tidak disalah gunakan untuk keperluan lain yang mengatasnamakan nelayan," kata dia.

Menteri Trenggono menambahkan, selain ketersediaan BBM bersubsidi dan alat tangkap, penambahan kapal juga perlu dilakukan. Kedepan bantuan kapal ini akan diberikan pada kelompok-kelompok nelayan, sehingga nelayan bisa lebih produktif dan juga terbebas dari biaya-biaya lain.

"Perhatian penuh kita kerahkan pada kapal-kapal yang ada disini, fasilitas dan kapasitasnya perlu ditinjau lagi agar kenyamanan dan keamanan nelayan dapat terjamin," ujar dia.