• EKSEKUTIF

Kemnaker Buka Peluang Kerja Sama dengan Jepang

M. Habib Saifullah | Jum'at, 06 Sep 2024 16:01 WIB
Kemnaker Buka Peluang Kerja Sama dengan Jepang Perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat mengunjungi Wali Kota Hokota, Kishida Kazuo, untuk membahas potensi kerja sama bidang ketenagakerjaan (Foto: Dok. Kemnaker)

INDONESIAINFO.ID - Sekretaris Jenderal Kemeneterian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Hokota, Kishida Kazuo, untuk membahas potensi kerja sama bidang ketenagakerjaan.

Melalui pertemtemuan itu, keduanya menyoroti program Specified Skilled Worker (SSW) dan pemagangan sebagai jalur yang dapat dioptimalkan oleh pekerja Indonesia. Sehingga dapat membuka peluang yang luas bagi pekerja Indonesia untuk bekerja di Jepang.

"Potensi di Hokota sangat luar biasa, terutama dengan fokus pada pertanian berkelanjutan dan industri modern. Ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan oleh pekerja Indonesia," kata Anwar dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Jumat (6/9/2024).

Selain itu, kota ini juga memiliki sektor manufaktur dan jasa yang berkembang pesat, menjadikannya destinasi yang menjanjikan bagi tenaga kerja terampil dari Indonesia.

Wali Kota Kishida Kazuo menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan bahwa tenaga kerja Indonesia, yang dikenal dengan etos kerja dan keterampilan yang tinggi, sangat cocok untuk mendukung kebutuhan industri di Hokota.

"Kami sangat antusias menyambut tenaga kerja Indonesia yang akan menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi kota kami," ujar Hokota.

Kerja sama ini tidak hanya membuka peluang kerja di luar negeri bagi tenaga kerja Indonesia, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka melalui kesempatan bekerja di lingkungan yang mendukung pengembangan karier.

Kemenaker berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai wilayah di Jepang, memastikan bahwa setiap tenaga kerja Indonesia yang ditempatkan mendapatkan pelindungan dan hak yang layak.

Sinergi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi hubungan ketenagakerjaan antara Indonesia dan Jepang, serta membantu lebih banyak pekerja Indonesia meraih kesuksesan di negeri sakura.